- Rumah tangga Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad tengah diterpa kabar kurang sedap.
- Clara Shinta menyebut bahwa peluang untuk mempertahankan pernikahannya sangat kecil.
- Di tengah persoalan rumah tangga, perjalanan spiritual Clara Shinta dan Lexa yang sama-sama mualaf kembali menjadi sorotan.
Suara.com - Rumah tangga Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad tengah diterpa kabar kurang sedap, padahal usia pernikahannya baru menginjak hampir dua bulan.
Melalui Instagram Story, sang selebgram mendadak buka suara soal kondisi rumah tangganya. Ia menyebut bahwa peluang untuk mempertahankan pernikahannya sangat kecil.
Clara Shinta mengungkapkan bahwa konflik rumah tangganya dengan sang suami yang akrab disapa Lexa itu dipicu oleh buruknya komunikasi di antara mereka.
"Assalamualaikum wr wb. Butuh waktu panjang untuk menulis ini, namun dengan berat hati aku harus menyampaikan bahwa sepertinya rumah tangga kami kecil kemungkinan untuk bisa dipertahankan lagi," tulis Clara, dikutip pada Selasa, 21 Oktober 2025.
"Dikarenakan banyak masalah kecil yang sulit untuk kami selesaikan karena komunikasi yang sangat buruk, saling menahan ego masing-masing," lanjutnya.
Dalam unggahan itu, Clara Shinta turut membeberkan bahwa suaminya kerap meninggalkan rumah dan memilih melakukan silent treatment setiap kali terjadi pertengkaran.
"Kejadian pisah rumah ini sudah terjadi berulang kali. Sampai yang kedua, aku habis sabar. Aku merasa capek kalau setiap masalah diselesaikan dengan pisah rumah terus-menerus," keluh Clara.
Di tengah persoalan rumah tangga, perjalanan spiritual Clara Shinta dan Lexa yang sama-sama mualaf kembali menjadi sorotan.
Perjalana Spiritual Clara Shinta
Baca Juga: Siapa Suami Clara Shinta? Sang Selebgram Umumkan Pisah usai 2 Bulan Nikah
Dalam perbincangannya bersama Ashanty di kanal YouTube Ngobrol Asix, Clara Shinta mengungkap bahwa ia mulai mantap mendalami agama Islam sejak tahun 2015.
"Awal mula tertarik dengan agama Islam saat melihat kakak menjalankan shalat. Tapi baru timbul rasa yang kuat untuk mendalami Islam di usia 19 tahun, itu di tahun 2015," kata Clara.
Ia kemudian mencoba mengenakan pakaian syar’i milik temannya, dan saat itulah terjadi peristiwa yang ia anggap sangat luar biasa.
"Waktu foto-foto itu, tiba-tiba keluar lafaz Allah di atas kepalaku persis," ujarnya.
Pada tahun 2017, Clara Shinta akhirnya mantap berpindah keyakinan. Namun, statusnya sebagai mualaf ia simpan rapat-rapat selama enam tahun.
"Jadi waktu itu orangtuaku tahu sebelum 1 menit aku take off ke Jeddah untuk umrah," ungkap Clara di kanal YouTube Cerita Untungs.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?
-
Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional
-
Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy
-
Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya
-
Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik
-
City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum