Pelaksanaan Rambu Solo terdiri dari beberapa tahapan, dan setiap tahap memiliki makna tersendiri. Beberapa prosesi penting yang umumnya dilakukan antara lain:
- Ma’tudan Mebalun, yaitu prosesi membungkus jenazah dengan kain khusus sebagai simbol kasih sayang terakhir.
- Ma’popengkalao, pengangkatan jenazah ke peti yang kemudian ditempatkan di rumah adat (tongkonan) atau lumbung.
- Ma’pasonglo’, upacara doa yang dilakukan untuk memohon keselamatan roh.
- Ma’badong, ritual berupa tarian dan nyanyian duka yang dilakukan oleh masyarakat secara bergantian sepanjang malam.
- Pemotongan Kerbau (Tedong Solok), yang menjadi inti upacara. Hewan ini diyakini sebagai bekal bagi roh dalam perjalanannya menuju Puya. Semakin banyak kerbau yang dikorbankan, semakin tinggi pula kedudukan sosial keluarga yang meninggal.
- Pemakaman di Tebing Batu, di mana jenazah ditempatkan di gua atau tebing batu sebagai simbol keabadian.
Kerbau memiliki makna khusus dalam tradisi ini. Jenis Tedong Bonga yakni kerbau belang yang langka bisa bernilai ratusan juta rupiah per ekor. Karena itu, banyak keluarga menabung selama bertahun-tahun agar dapat melaksanakan Rambu Solo’ dengan layak.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Di luar nilai spiritualnya, Rambu Solo’ juga memberi dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat Toraja. Setiap pelaksanaan upacara menarik banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.
Hotel, penginapan, restoran, serta penjual souvenir mengalami peningkatan pendapatan selama musim upacara. Menurut Dinas Pariwisata Toraja, jumlah wisatawan meningkat hingga 30 persen selama periode puncak pelaksanaan Rambu Solo’, terutama pada bulan Juli dan Agustus.
Selain menjadi sumber ekonomi, tradisi ini mempererat hubungan sosial antar keluarga dan antar warga desa. Seluruh masyarakat akan bergotong royong membantu keluarga yang berduka, baik dalam bentuk tenaga maupun sumbangan hewan kurban.
Meskipun masih terjaga, pelaksanaan Rambu Solo’ kini menghadapi tantangan baru. Modernisasi dan biaya yang tinggi membuat sebagian keluarga memilih untuk menyederhanakan prosesi agar lebih terjangkau.
Generasi muda Toraja juga dihadapkan pada dilema antara melestarikan adat leluhur atau menyesuaikannya dengan kondisi ekonomi saat ini. Selain itu, faktor lingkungan juga menjadi perhatian.
Pada Juli 2024, misalnya, terjadi bencana longsor di Toraja Utara yang menewaskan sejumlah warga saat menghadiri upacara Rambu Solo’. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan alam dalam pelaksanaan tradisi besar seperti ini.
Baca Juga: Dianggap Hina Adat Toraja, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf atas Materi Stand Up 12 Tahun Lalu
Demikian itu penjelasan soal makna tradisi Rambu Solo di Toraja. Tradisi Rambu Solo bukan hanya warisan budaya Toraja, tetapi juga salah satu simbol kekayaan budaya Indonesia yang diakui dunia.
Upaya pelestarian terus dilakukan, baik oleh masyarakat adat, pemerintah, maupun sektor pariwisata. Beberapa pihak bahkan mengusulkan agar Rambu Solo dimasukkan ke dalam kalender budaya nasional dan didaftarkan sebagai warisan budaya takbenda UNESCO.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna