Di tengah gempuran tren kecantikan di media sosial, para ahli kulit mengingatkan remaja putri untuk tidak terjebak dalam rutinitas perawatan wajah yang berlebihan.
Dilansir APnews, Dermatologis menegaskan bahwa kulit mudah hanya membutuhkan tiga produk dasar: pembersih ringan, pelembab, dan tabir surya tidak lebih.
Dr. Sheilagh Maguiness, dermatologis dari Minneapolis, dengan tegas menyatakan bahwa perawatan kulit untuk anak dan remaja seharusnya mungkin terjadi.
"Itu saja. Tidak perlu lagi," tegasnya. Menurutnya, tren penggunaan produk anti penuaan pada usia muda justru dapat membahayakan kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Bahaya Berikut Tren Viral Tanpa Selektif
Fenomena ini semakin membingungkan ketika banyak remaja dan praremaja menggunakan produk-produk mahal yang sebenarnya dirancang untuk kulit dewasa.
Merek-merek populer seperti Drunk Elephant dan Glow Recipe yang sering viral di TikTok mengandung bahan aktif seperti retinol dan asam hidroksi yang terlalu keras untuk kulit remaja yang masih sensitif.
Dendy Engelman, dermatologis dari Manhattan, sering mendengar keluhan dari pasiennya tentang anak-anak yang kecanduan dengan produk perawatan kulit hasil rekomendasi media sosial.
“Tidak semua yang viral di platform digital cocok untuk anak-anak,” jelasnya. Penggunaan produk yang tidak tepat dapat memicu berbagai masalah kulit, mulai dari kemerahan dan gatal hingga ruam parah.
Baca Juga: Puan Blak-blakan Soal Aturan Masuk DPR: 'Kayak ke Rumah Kalian, Tok Tok Tok.. Assalamualaikum'
Rekomendasi Produk yang Aman
Para dokter kulit merekomendasikan merek-merek yang lebih ramah untuk kulit remaja dan mudah ditemukan di apotek, seperti Cetaphil, CeraVe, dan La Roche-Posay.
Produk-produk ini memiliki formula yang lebih lembut dan sesuai dengan kebutuhan kulit muda.
Ketika masa pubertas tiba, perubahan hormon memang dapat menyebabkan munculnya jerawat dan produksi minyak berlebih.
Namun, bukan berarti remaja harus langsung menggunakan produk-produk dengan bahan aktif yang kuat.
Jika masalah kulit dirasa cukup serius, konsultasi dengan dokter kulit adalah langkah terbaik untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Berita Terkait
-
Puan Blak-blakan Soal Aturan Masuk DPR: 'Kayak ke Rumah Kalian, Tok Tok Tok.. Assalamualaikum'
-
Berapa SPF Sunscreen yang Aman untuk Remaja? Ini 5 Pilihan Murah yang Worth It Dicoba
-
Daftar Skincare Berbahaya Temuan Terbaru BPOM, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
-
4 Serum Royal Jelly untuk Perawatan Premium, Kulit Kenyal dan Cerah Seketika!
-
5 Acne Spot Treatment untuk Mengempeskan Jerawat dalam Semalam bagi Remaja
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung