-
- Budaya kerja inklusif dan pengembangan talenta menjadi faktor utama perusahaan meraih predikat Best Place to Work di Indonesia.
- Perusahaan menerapkan kebijakan fleksibel, program pelatihan, dan mentoring untuk mendukung pertumbuhan profesional dan personal karyawan.
- Langkah-langkah ini memperkuat inovasi, kolaborasi, dan dampak sosial, menjadikan perusahaan sebagai contoh tempat kerja ideal yang berkontribusi pada masyarakat.
Suara.com - Peningkatan perhatian terhadap budaya kerja inklusif dan pengembangan talenta menjadi kunci bagi perusahaan untuk meraih predikat tempat kerja terbaik di Indonesia. Sertifikasi Best Place to Work (BPTW) menilai perusahaan berdasarkan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan karyawan, kesempatan karier, kesetaraan, serta kepemimpinan yang efektif, sehingga mendorong produktivitas dan inovasi secara berkelanjutan.
AstraZeneca di Indonesia berhasil meraih predikat Best Place to Work 2025 untuk keempat kalinya berturut-turut. Pencapaian ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam membangun lingkungan kerja inklusif, di mana setiap individu merasa dihargai, diberdayakan, dan memiliki ruang untuk berkembang.
Presiden Direktur perusahaan, Esra Erkomay, menekankan pentingnya keterlibatan dan pengembangan karyawan.
“Kami bangga kembali diakui sebagai Best Place to Work, yang menandai tahun keempat berturut-turut kami meraih sertifikasi ini. Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat kami dalam menciptakan lingkungan kerja di mana setiap individu merasa dihargai, disertakan, dan diberdayakan untuk berkembang,” ujar Esra.
Perusahaan juga menekankan keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi melalui kebijakan fleksibel seperti Work from Home (WFH), serta inisiatif kesejahteraan yang menjaga kesehatan fisik dan mental karyawan.
Program pengembangan talenta yang diterapkan meliputi workshop kepemimpinan, mentoring, dan pelatihan keterampilan untuk memastikan setiap karyawan memiliki kesempatan tumbuh secara profesional maupun personal.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan progresif tidak hanya meningkatkan kepuasan karyawan, tetapi juga memperkuat inovasi dan dampak sosial perusahaan.
Dengan memadukan kolaborasi lintas tim, tujuan mulia, dan pengembangan keahlian, perusahaan mampu menghadirkan solusi yang berkontribusi nyata pada kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan sektor industri.
“Keberagaman perspektif mendorong kolaborasi, memicu inovasi, dan menghadirkan dampak yang berkelanjutan. Kami akan terus menumbuhkan budaya yang berlandaskan kepercayaan, rasa memiliki, dan pertumbuhan, agar setiap karyawan dapat mencapai potensi terbaiknya dan berkontribusi dengan tujuan yang bermakna,” tambah Esra.
Baca Juga: 10 Tanda Pasangan Selingkuh dengan Teman Kantor, Waspadai sebelum Terlambat!
Dengan fokus pada pengembangan talenta dan budaya kerja inklusif, perusahaan ini menjadi contoh nyata bagaimana organisasi dapat menjadi tempat kerja terbaik sekaligus mendorong inovasi, produktivitas, dan kesejahteraan karyawan di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?