- Marissa Anita gugat cerai Andrew Trigg di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu, 12 November 2025.
- Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat pernikahan Marissa dan Andrew selama ini jarang terekspos media.
- Marrisa Anita sendiri memiliki jejak pendidikan dan karier yang mentereng.
Suara.com - Marissa Anita resmi menggugat cerai Andrew Trigg di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu, 12 November 2025. Gugatan cerai ini diajukan setelah 17 tahun pernikahan.
Jadwal sidang perdana akan digelar pada Rabu, 18 November 2025. Tentu kabar ini cukup mengejutkan, mengingat pernikahan Marissa dan Andrew selama ini selalu jarang terekspos media.
Mengenai itu, menarik untuk melihat biodata dan pendidikan Marissa Anita, jurnalis yang bertumbuh menjadi presenter dan artis ternama Tanah Air.
Biodata Lengkap Marissa Anita
Nama lengkap: Marissa Anita
Tanggal lahir: 29 Maret 1983
Tempat lahir: Surabaya, Jawa Timur
Usia saat ini: 42 tahun
Agama: Tidak diketahui
Kewarganegaraan: Indonesia
Tinggi badan: sekitar 165 cm
Status pernikahan: Dalam proses gugatan cerai
Marissa adalah anak tengah dari tiga bersaudara dan merupakan satu-satunya perempuan di keluarganya.
Ia memiliki kakak dan adik laki-laki. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketertarikan pada bahasa dan seni peran.
Riwayat Pendidikan Marissa Anita
Pendidikan Marissa Anita terbilang sangat kuat di bidang bahasa dan komunikasi, yang menjadi fondasi kokoh bagi kariernya di dunia jurnalistik dan hiburan.
Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Surabaya dan Jakarta.
Pada tahun 2001, Marissa masuk ke Universitas Atma Jaya Jakarta dan mengambil jurusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Baca Juga: Biodata dan Profil Andrew Trigg, Digugat Cerai Marissa Anita usai 17 Tahun Pernikahan
Ia lulus pada tahun 2005 dengan kemampuan bahasa Inggris yang sangat fasih – kemampuan yang kemudian menjadi “senjata utama” dalam kariernya sebagai presenter berita berbahasa Inggris.
Tidak puas sampai di situ, Marissa melanjutkan studi S2 ke luar negeri. Ia meraih gelar Master of Media Practice dari University of Sydney, Australia, sekitar tahun 2010–2011.
Marissa juga mengambil program pendek atau sertifikasi di Loughborough University, Inggris.
Sosoknya bahkan mengikuti kursus Conscious Parenting & Life Coaching bersama Dr. Shefali Tsabary dan program di Stanford University School of Medicine, yang fokus di bidang kesehatan mental.
Pendidikan internasional ini membuat Marissa memiliki perspektif global yang sangat terlihat dalam cara ia membawakan berita dan wawancara.
Karier Marissa Anita yang Gemilang
Karier Marissa dimulai dari dunia teater pada 2005 bersama komunitas The Jakarta Players. Ia kemudian bergabung dengan Metro TV pada 2008 sebagai reporter lapangan dan pernah meliput Cannes Film Festival 2011.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo