Suara.com - Musim hujan menjadi momok bagi para pelari. Pasalnya, berlari di saat hujan membuat sepatu running basah dan pelari menjadi tak nyaman.
Tak hanya berhenti di situ, air hujan yang menyerap ke dalam sepatu membuat cepat bau, rusak, dan mengurangi keseluruhan performa.
Ada beberapa sepatu running yang dilengkapi dengan teknologi waterproof untuk mendukung berlari di saat hujan.
Beberapa teknologi waterproof tersebut memiliki tingkat ketahanan airnya sendiri-sendiri.
Berikut beberapa rekomendasi sepatu lari waterproof yang bisa menjadi 'senjata' hadapi hujan.
1. Decathlon Kalenji Run Cushion Grip Waterproof
Sepatu Decathlon Kalenji Run Cushion Grip Waterproof dirancang khusus untuk memberikan performa yang lebih baik dalam kondisi basah, terutama saat hujan.
Salah satu rahasia di balik keunggulan sepatu ini yakni lapisan atau bahan waterproof (anti-air) pada bagian atas sepatu (upper).
Ada juga fitur kunci yang membuat pelari tak mudah terpeleset saat berlari, yakni pola sol yang dalam dan berbahan karet.
Sol tersebut dirancang untuk memberikan cengkeraman maksimal (superior grip) pada permukaan datar maupun agak berbukit.
Baca Juga: 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Sekolah dan Aktivitas Sehari-hari, Mulai Rp300 Ribuan
Harga pasaran: Rp400.000 - Rp500.000
2. Skechers GO RUN PURE 4
Skechers GO RUN PURE 4 dirilis juga dengan variasi waterproof yang tak manja dan tetap memberikan performa terbaik di saat hujan.
Meskipun sedikit di atas Rp1 juta, ini adalah salah satu sepatu lari waterproof bermerek internasional paling terjangkau, serta menawarkan teknologi yang lebih baik.
Sepatu ini menggunakan lapisan atau material Waterproof Engineered Mesh Upper alias bagian atas mesh yang dirancang agar kedap air.
Teknologi tersebut mencegah air hujan dan cipratan genangan masuk ke dalam sepatu, menjaga kaki pelari tetap kering dan hangat saat berlari dalam cuaca hujan.
Harga pasaran: Rp1.199.400
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan