Suara.com - Berbagai jenis parfum terus dikembangkan demi mendapatkan daya pikat maksimal untuk setiap orang. Kali ini, mari memahami salah satu jenis parfum yang sedang cukup banyak diperbincangkan, dengan membahas apa itu parfum feromon.
Feromon sendiri adalah sinyal kimia yang dilepaskan oleh hewan dan manusia dalam rangka berkomunikasi, mempengaruhi perilaku sosial, atau menarik pasangan dan lawan jenis. Pada dasarnya, setiap hewan memiliki aroma alami ini, dengan mekanisme pengeluaran yang berbeda-beda.
Konsep ini kemudian diterapkan pada parfum, untuk menghasilkan senyawa sintetis yang dapat menyerupai feromon alami dan memberikan efek yang serupa.
Lebih Jauh tentang Apa Itu Parfum Feromon
Melansir Vogue, parfum feromon merupakan feromon sintetis yang dibuat oleh industri parfum, dan diklaim memiliki aroma yang dapat memunculkan daya tarik dari lawan jenis.
Secara umum, parfum dengan klaim ‘feromon’ akan memiliki kandungan feromon binatang atau tumbuhan sebagai bahan utama yang kemudian dimaksimalkan. Beberapa bahan baku yang umum digunakan adalah ambergris, kemudian musk, castoreum, hyraceum, lavender, civet, dan masih banyak lagi.
Bahan-bahan ini kemudian diformulasikan dengan tujuan menciptakan feromon sintetis yang dapat meniru feromon alami manusia. Klaim yang diberikan adalah ketika menggunakan parfum ini, aroma alami tubuh dapat diperkuat, sehingga memberikan daya pikat yang jauh lebih besar.
4 Jenis Feromon dengan Fungsinya
Sedikit ditarik ke belakang, terdapat 4 jenis feromon yang berbeda berdasarkan fungsinya.
Baca Juga: 5 Parfum Wangi Bayi untuk 'Bayi Dewasa': Segar, Lembut, dan Tahan Lama
- Pertama, signature pheromone, yang berfungsi dalam proses induk mengenali bayinya yang baru lahir.
- Kedua, modulator pheromone, yang mengubah atau menjalankan fungsi tubuh, seperti misalnya siklus menstruasi.
- Ketiga, releaser pheromone, digunakan sebagai daya tarik seksual.
- Keempat, primer pheromone, yang berdampak pada kinerja tubuh seperti kehamilan, pubertas, menstruasi, hingga jumlah hormon pada makhluk hidup lain.
Kabar Mengenai Parfum Feromon Berpengaruh pada Libido
Secara umum kemudian parfum feromon menggunakan fungsi ketiga, yakni releaser pheromone sehingga dapat meningkatkan daya tarik dan daya pikat seseorang. Klaim ini diberikan pada parfum yang beredar, yang tentu saja harus dibuktikan secara ilmiah.
Cukup banyak klaim produk yang menyatakan bahwa penggunaan parfum feromon yang ditawarkan dapat membawa pengaruh pada libido dari lawan jenis atau dari diri sendiri. Namun bagaimana faktanya?
Shawn Talbott, PhD, yang merupakan ahli biokimia yang juga merupakan peneliti serta pendiri Amare Global, menyatakan bahwa khasiat parfum feromon pada akhirnya akan bervariasi bagi masing-masing orang.
Parfum ini dapat mempengaruhi libido seseorang, namun tentu tidak sedahsyat apa yang disampaikan pada pesan pemasaran parfum tersebut. Parfum sejenis ini, seperti yang diungkapkan di bagian awal tadi, biasanya dilengkapi dengan unsur feromon yang bertindak seperti hormon, neurotransmitter, dan sitokin.
Jenis ini juga dapat berfungsi memberikan sinyal yang sebenarnya diproduksi dari dalam tubuh secara alami, yang turut berpengaruh pada metabolisme, nuansa hati, dorongan alami, dan baik lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik