Pada beberapa populasi, ciuman bahkan dianggap tidak relevan atau tidak higienis. Dengan demikian, meski ada sinyal evolusi kuat, perilaku ini juga sangat dipengaruhi oleh budaya.
Masih mengutip dari CNN (20/11/2025), Adriano Reis e Lameira, psikolog evolusi dari University of Warwick yang tidak terlibat dalam riset ini, mengatakan bahwa bentuk ciuman manusia jauh lebih kompleks daripada sekadar sentuhan mulut. Banyak bentuk sentuhan dan ekspresi kasih yang dianggap sebagai “ciuman” secara budaya tidak selalu melibatkan kontak mulut ke mulut.
Sementara itu, Justin Garcia dari The Kinsey Institute menilai penelitian ini membuka peluang besar untuk studi lanjutan mengenai bagaimana perilaku ini berkembang, siapa yang dipilih seseorang untuk dicium, serta bagaimana teknik dan maknanya berbeda dari satu budaya ke budaya lainnya. Ia menilai ciuman merupakan kombinasi antara faktor biologis dan budaya—bukan sepenuhnya naluri, tetapi juga bukan semata tradisi sosial.
Brindle menutup penjelasannya dengan mengatakan bahwa temuan ini baru merupakan langkah awal. Ia berharap penelitian di masa depan dapat menjawab pertanyaan besar berikutnya: bukan hanya kapan dan bagaimana ciuman muncul, tetapi juga mengapa kebiasaan ini bertahan begitu lama.
Kontributor : Gradciano Madomi Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif