- University of Oxford menuai kritik karena unggahan di X hanya menyebut peneliti mereka.
- Unggahan tersebut dinilai mengabaikan ilmuwan Indonesia yang juga terlibat menemukan Rafflesia hasseltii.
- Anies Baswedan pun ikut menyindir Oxford di X dengan menyebut istilah NPC. Apa artinya?
Suara.com - University of Oxford disorot publik setelah unggahannya di X (dulunya Twitter) soal penemuan bunga langka Rafflesia hasseltii di Sumatra dinilai mengabaikan nama peneliti asal Indonesia.
Dalam unggahan tersebut, hanya nama peneliti dari pihak Oxford yang disebut. Sedangkan ilmuwan dan pemandu lokal dari Indonesia tak tercantum secara jelas.
"@thorogoodchris1 dari Oxford Botanic Garden adalah bagian dari tim yang menjelajahi hutan hujan Sumatra (sebuah pulau di Indonesia) yang dijaga harimau siang dan malam untuk menemukan Rafflesia hasseltii," begitu bunyi cuitan Oxford dalam bahasa Inggris, dilansir pada Rabu (26/11/2025).
Unggahan Oxford tersebut menuai reaksi keras dari netizen dan berbagai kalangan. Salah satunya adalah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan.
Anies Baswedan angkat bicara melalui media sosial X pribadinya, @aniesbaswedan. Dalam unggahannya, ia menyindir Oxford sambil menyematkan istilah NPC.
"Dear @UniofOxford, para peneliti Indonesia kita — Joko Witono, Septi Andriki, dan Iswandi — bukanlah NPC. Sebutkan juga nama mereka," tulis Anies Baswedan dalam bahasa Inggris juga.
Istilah NPC yang dipakai Anies Baswedan pun cukup menarik perhatian netizen. Kira-kira, apa arti dari istilah yang satu ini? Simak penjelasan berikut!
Apa Arti NPC seperti yang Dipakai Anies Baswedan?
Dilansir dari Planoly, istilah NPC diambil dari dunia game, singkatannya adalah Non Playable Character. Istilah ini dipakai sebagai metafora untuk menggambarkan figur yang dianggap figuran atau tidak penting.
Sementara dalam budaya populer atau media sosial, istilah NPC dipakai secara metaforis untuk menggambarkan seseorang yang dianggap tidak punya pemikiran independen dan hanya mengikuti tren atau "arus" tanpa inisiatif sendiri, seperti karakter dalam game yang gerakannya terprogram.
Baca Juga: 13 Tahun Pencarian, Peneliti Menangis Tersedu-sedu Menemukan Bunga Rafflesia Mekar di Hutan Sumatra
Istilah ini menjadi semacam singkatan untuk seseorang yang tidak sepenuhnya terlibat atau kritis dalam pemikirannya.
Protes Anies ini memicu perdebatan luas mengenai etika kolaborasi riset internasional, terutama soal penghargaan bagi ilmuwan lokal yang berkontribusi langsung dalam eksplorasi dan penelitian.
Dengan demikian, persoalan NPC di sini bukan sekadar soal istilah, melainkan tentang pengakuan prestise, identitas, dan hak atas kontribusi ilmiah yang setara.
Momen Peneliti Temukan Rafflesia Hasseltii setelah 13 Tahun Pencarian
University of Oxford bersama tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta aktivis lingkungan lokal melaporkan mekarnya Rafflesia hasseltii di hutan hujan tropis Sijunjung, Sumatera Barat.
Penemuan ini terjadi pada Selasa (18/11/2025), setelah pencarian selama sekitar 13 tahun yang dipimpin oleh peneliti dan konservasionis lokal.
Mekarnya bunga ini terekam dalam video emosional yang diambil oleh satu dari anggota tim, Septian Andriki. Peneliti tampak menitikkan air mata haru saat melihat bunga Rafflesia hasseltii mekar setelah penantian panjang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?