- Apakah BSU Ketenagakerjaan akan cair lagi pada November atau Desember 2025?
- Berikut ini penjelasan resmi dari Kemnaker dan cara cek status penerima BSU sebesar Rp600 ribu.
- Pekerja diimbau waspada hoaks dan selalu validasi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui situs resmi.
Suara.com - Memasuki penghujung tahun 2025, banyak pekerja di seluruh Indonesia masih bertanya-tanya dan berharap akan adanya pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Ketenagakerjaan.
Kabar yang simpang siur di media sosial memicu harapan akan adanya bantuan tambahan sebesar Rp 600.000 pada bulan November atau Desember. Namun, apakah harapan tersebut akan menjadi kenyataan?
Berdasarkan konfirmasi resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), jawaban tegasnya adalah tidak.
Pemerintah memastikan bahwa program BSU untuk tahun 2025 telah selesai dan tidak ada jadwal pencairan baru di akhir tahun ini.
Artikel ini akan mengupas tuntas status BSU 2025, cara mengecek kepesertaan, dan langkah antisipatif yang perlu diketahui para pekerja.
Tidak Ada BSU Cair di November-Desember 2025
Menjawab kebingungan publik, Kementerian Ketenagakerjaan telah memberikan klarifikasi final. Program BSU Ketenagakerjaan tahun 2025 hanya disalurkan satu kali pada periode Juni-Juli 2025.
Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) yang menjadi landasan hukum program tersebut.
"Saya mau bilang bahwa BSU tahap dua tidak ada. Jadi yang beredar di media soal pengecekan tahap dua itu tidak betul," ujar pejabat Kemnaker, Yassierli.
Baca Juga: SPPG Provinci Aceh Telah Terdistribusi di 14 Kabupaten/Kota
Pernyataan ini sekaligus menepis seluruh rumor dan kabar bohong (hoaks) yang beredar luas di masyarakat.
Hingga saat ini, belum ada arahan maupun kebijakan baru dari pemerintah untuk memperpanjang atau menambah periode penyaluran BSU di tahun 2025.
Program yang dirancang untuk menjaga daya beli pekerja di tengah tantangan ekonomi ini telah selesai disalurkan kepada jutaan penerima yang memenuhi syarat pada pertengahan tahun.
Oleh karena itu, pekerja diimbau untuk tidak lagi menunggu pencairan di sisa tahun ini.
Mengingat Kembali Syarat dan Cara Cek Status BSU 2025
Meskipun program 2025 telah berakhir, penting bagi pekerja untuk memahami kriteria yang digunakan. Informasi ini berguna sebagai referensi jika pemerintah memutuskan untuk meluncurkan program serupa di masa depan.
Syarat Utama Penerima BSU (berdasarkan program yang telah berjalan):
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK aktif.
- Peserta aktif program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan hingga periode yang ditetapkan (misalnya, April 2025).
- Memiliki gaji/upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan atau sesuai Upah Minimum Provinsi/Kabupaten (UMP/UMK).
- Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri.
- Tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).
Lalu, bagaimana cara mengecek status kepesertaan Anda?
Pengecekan status penerima BSU tetap bisa dilakukan untuk memastikan apakah Anda terdaftar pada penyaluran sebelumnya. Ini juga menjadi cara validasi data Anda di sistem pemerintah.
1 Melalui Website Resmi Kemnaker:
- Kunjungi situs bsu.kemnaker.go.id.
- Buat akun jika belum memiliki, atau langsung masuk (login).
- Lengkapi profil diri Anda, termasuk status, foto profil, dan data relevan lainnya.
- Sistem akan menampilkan notifikasi apakah Anda terdaftar sebagai penerima atau tidak.
2. Melalui Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile):
- Unduh aplikasi JMO di Play Store atau App Store.
- Login menggunakan akun BPJS Ketenagakerjaan Anda.
- Pilih menu "Cek Status BSU" atau sejenisnya.
- Aplikasi akan menampilkan status kelayakan Anda.
Waspada Hoaks dan Validasi Data
Dengan adanya kepastian bahwa BSU tidak akan cair lagi tahun ini, ada beberapa langkah proaktif yang bisa dilakukan oleh para pekerja:
1. Waspada Terhadap Penipuan
Jangan mudah percaya pada pesan berantai atau tautan tidak resmi yang menjanjikan pencairan BSU.
Pemerintah tidak pernah meminta data pribadi sensitif seperti PIN ATM atau kode OTP. Semua informasi resmi hanya melalui situs `kemnaker.go.id` atau BPJS Ketenagakerjaan.
2. Pastikan Data BPJS Ketenagakerjaan Valid
Momen ini adalah waktu yang tepat untuk memastikan data kepesertaan Anda di BPJS Ketenagakerjaan selalu aktif dan valid.
Periksa kembali nama, NIK, dan nomor rekening yang terdaftar. Data yang akurat adalah kunci utama jika ada program bantuan pemerintah di masa depan.
3. Cari Informasi dari Sumber Terpercaya
Selalu rujuk informasi terkait bantuan pemerintah ke kanal-kanal resmi, seperti situs web dan media sosial Kementerian Ketenagakerjaan atau BPJS Ketenagakerjaan.
Meskipun harapan akan BSU tambahan di akhir tahun 2025 telah pupus, para pekerja diimbau untuk tetap optimis dan proaktif dalam mengelola data ketenagakerjaan mereka.
Kepastian data tidak hanya penting untuk program bantuan, tetapi juga untuk mengakses berbagai manfaat lain dari BPJS Ketenagakerjaan.
Bagaimana pendapat Anda mengenai kebijakan BSU ini? Apakah Anda salah satu penerima pada periode sebelumnya? Bagikan pengalaman dan pandangan Anda di kolom komentar di bawah ini dan terus ikuti informasi resmi dari pemerintah
Berita Terkait
-
SPPG Provinci Aceh Telah Terdistribusi di 14 Kabupaten/Kota
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Cara Mudah Cek BLT Kesra 2025 Lewat HP, Bantuan Rp900 Ribu Segera Disalurkan
-
5 Cara Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Mudah Pakai HP
-
Hingga November, Penyaluran BLTS Capai 5,5 Juta Keluarga Penerima Manfaat
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
3 Film Horor Terbaru MAGMA Entertainment: Qodrat Universe hingga Vampir ala Hong Kong
-
Gagal DBF, Influencer Stefani Gabriela Sukses Berikan ASI 2 Tahun Cuma Pakai Pompa: Ini Rahasianya
-
Bukan Lagi Jerawatan, Remaja Kini Datang ke Klinik Agar Wajah Lebih Tirus
-
5 Shio Paling Beruntung Hari Ini Minggu 30 November 2025, Banjir Hoki di Akhir Bulan!
-
Bye-Bye Kerutan! Cek Teknologi Hyalupeptide dan Exosome dari Somethinc yang Bikin Kulit Auto Plumpy
-
MAGMA Entertainment Umumkan 3 Film Horor Terbaru di JAFF Market 2025
-
Promo Superindo Hari Ini 30 November 2025: Telur Murah Rp27.900 hingga Deterjen!
-
Tren Baru Kaum Urban: 3 Kriteria Destinasi Gaya Hidup untuk Menjaga Work Life Balance
-
7 Sepatu Nike dengan Diskon hingga 69% di Foot Locker, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepatu Badminton Terbaik, Performa Oke Bebas Cedera