-
SPPG Aceh distribusikan ratusan ribu paket makanan untuk warga terdampak.
-
Seluruh kabupaten dan kota Aceh terlibat percepatan pendistribusian bantuan gizi.
-
Total 282.000 paket makanan tersalurkan selama banjir melanda Aceh.
Suara.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aceh bergerak serentak di tengah bencana banjir yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Aceh akhir pekan ini.
Meski sekolah-sekolah diliburkan, para petugas SPPG tetap menjalankan tugas dengan mengalihkan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada warga terdampak.
Respons cepat SPPG Aceh ini menjadi upaya utama menjaga kebutuhan gizi masyarakat di tengah kondisi darurat.
Menurut Kepala Regional BGN Nangroe Aceh Darussalam, Mustafa Kamal, distribusi bantuan dilakukan secara masif mulai dari Kota Banda Aceh hingga berbagai kabupaten. Dengan total 94 SPPG di 14 kabupaten/kota, SPPG Aceh mencatat pendistribusian mencapai 282.000 paket makanan.
Kamal menegaskan bahwa seluruh petugas di lapangan bekerja penuh untuk memastikan bantuan menjangkau titik-titik terdampak banjir. Upaya terkoordinasi ini menunjukkan kesiapsiagaan SPPG Aceh dalam situasi bencana.
“Kami pastikan tidak ada warga yang terdampak banjir terlewat dari layanan pangan darurat ini,” ujar Mustafa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/11/2025).
Di Kota Banda Aceh, 15 SPPG mencatat penyaluran 45.000 paket makanan. Kota Subulussalam yang memiliki 9 SPPG menyalurkan 27.000 paket, sementara Kota Sabang dengan 2 SPPG mengirim 6.000 paket.
Kabupaten Aceh Besar juga bergerak cepat melalui 11 SPPG yang mendistribusikan 33.000 paket makanan. Respons berlapis ini memperlihatkan komitmen SPPG Aceh untuk hadir di lokasi-lokasi paling membutuhkan.
Penyaluran bantuan juga berlangsung di wilayah selatan dan barat Aceh. Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Singkil masing-masing mengoperasikan 6 SPPG dengan total 18.000 paket makanan di setiap daerah.
Aceh Tengah, meskipun baru memiliki 1 SPPG, tetap menyalurkan 3.000 paket bagi warga yang terdampak. Di Kabupaten Aceh Tenggara, 18 SPPG mencatat distribusi 54.000 paket, sementara Aceh Timur menyalurkan 15.000 paket dari 5 SPPG yang beroperasi.
Kabupaten Aceh Utara, Pidie, Nagan Raya, Aceh Barat, dan Bireuen turut bergerak aktif. Aceh Utara dan Aceh Barat masing-masing menyalurkan 3.000 paket melalui 1 SPPG.
Kabupaten Pidie mengirim 24.000 paket dari 8 SPPG, sementara Nagan Raya menyalurkan 18.000 paket melalui 6 SPPG. Di Kabupaten Bireuen, 5 SPPG menyalurkan 15.000 paket makanan yang tersebar ke berbagai titik.
Mustafa Kamal menegaskan bahwa seluruh Koordinator Wilayah dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia tetap berada di garis depan dalam mendampingi warga. Hingga saat ini, total 282.000 paket makanan telah terdistribusi selama bencana banjir yang melanda wilayah Provinsi Aceh.
Tag
Berita Terkait
-
Pertamina Tambah Pasokan Energi ke Wilayah Bencana Sumatera
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
-
Prabowo Bicara Soal Bencana Pulau Sumatera, Singgung Kerusakan Lingkungan dan Pembabatan Hutan
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
-
Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
-
Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih