Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus memperluas layanan inklusif bagi seluruh penumpangnya, termasuk penumpang lanjut usia (lansia). Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah pemberian tarif reduksi atau diskon 20 persen untuk penumpang berusia 60 tahun ke atas. Lantas, bagaimana cara daftar diskon Kereta Api untuk lansia?
Program ini mulai diterapkan sejak 2022 dan mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga April 2025, KAI mencatat ada 459.081 lansia yang telah terdaftar sebagai penerima tarif reduksi. Sementara sepanjang 2024, jumlah penumpang lansia yang memanfaatkan fasilitas ini mencapai 1.062.368 pelanggan.
Tren ini terus meningkat. Bahkan, pada Januari–Mei 2025 saja telah tercatat 433.048 penumpang lansia yang menggunakan diskon ini, naik 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Besarnya angka tersebut menunjukkan bahwa fasilitas tarif reduksi sangat membantu mobilitas lansia, baik untuk mudik, wisata, kunjungan keluarga, hingga kebutuhan pelayanan kesehatan. Menariknya, diskon 20 persen ini bisa digunakan setiap hari, tidak terbatas pada satu kali perjalanan. Namun, untuk bisa menikmatinya, calon penumpang harus terlebih dahulu melakukan registrasi.
Syarat Mendapatkan Diskon Kereta Api 20 Persen untuk Lansia
Sebelum mendaftar, pastikan penumpang yang akan didaftarkan memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Berusia 60 tahun atau lebih.
- Registrasi dilakukan maksimal H-2 sebelum perjalanan.
- Pendaftaran hanya dapat dilakukan di Customer Service stasiun.
- Pendaftaran dapat dilakukan oleh penumpang sendiri atau diwakilkan, dengan membawa KTP asli dan foto diri lansia.
- Setelah registrasi berhasil, tiket bisa dibeli melalui loket stasiun maupun aplikasi Access by KAI.
- Diskon 20 persen berlaku untuk kelas Ekonomi, Bisnis, dan Eksekutif.
- Diskon tidak berlaku untuk kereta Luxury, Compartment, Panoramic, Priority, Imperial, Kereta Wisata, serta kereta jarak dekat atau komuter.
Cara Daftar Peserta Reduksi Lansia di Stasiun
Registrasi merupakan syarat utama agar lansia dapat menikmati potongan harga tiket. Saat ini, pendaftaran hanya bisa dilakukan secara offline, yakni dengan mendatangi Customer Service di stasiun.
Langkah-langkahnya:
1. Datang ke Customer Service atau loket khusus reduksi di stasiun yang menyediakan layanan ini, seperti Stasiun Pasar Senen, Yogyakarta, Kiaracondong, dan stasiun besar lainnya.
2. Bawa dokumen yang dibutuhkan, antara lain KTP asli lansia dan foto diri (pas foto).
Serahkan dokumen kepada petugas untuk pemeriksaan dan pendataan.
Baca Juga: Promo Superindo 1 Desember 2025: Diskon Gajian hingga Minyak Goreng Super Murah
3. Tunggu proses verifikasi, biasanya tidak memakan waktu lama.
4. Setelah terdaftar, data lansia akan tersimpan permanen dalam sistem, kecuali masa berlakunya habis. Jika masa berlaku berakhir, registrasi perlu diperbarui dengan cara yang sama.
Registrasi cukup dilakukan sekali dan berlaku untuk setiap pembelian tiket berikutnya.
Cara Pesan Tiket Lansia dengan Diskon Melalui Aplikasi
Setelah mendaftarkan NIK sebagai peserta reduksi, membeli tiket dengan diskon menjadi sangat mudah. Salah satu cara praktisnya adalah dengan memesan secara online melalui aplikasi seperti Access by KAI atau platform pihak ketiga seperti Traveloka.
Berikut cara memesan tiket lansia melalui Traveloka:
1. Buka aplikasi Traveloka dan masuk ke menu “Tiket Kereta Api”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan