- Ortuseight meluncurkan sepatu trail Rinjani untuk menjawab tren pelari gunung yang terus meningkat.
- Rinjani menawarkan desain tangguh dengan outsole Vibram dan teknologi yang meningkatkan grip serta efisiensi langkah.
- Dibanderol Rp1,19 juta, Rinjani hadir dalam dua warna dan menegaskan ambisi Ortuseight bersaing di pasar trail running.
Suara.com - Kegiatan trail running terus mengalami lonjakan peminat di Indonesia. Medan berbatu, jalur terjal, tanjakan panjang, hingga trek berlumpur menjadi tantangan yang justru dicari oleh para pelari untuk merasakan sensasi petualangan yang tidak didapatkan pada lari jalan raya.
Namun di balik itu, perlengkapan menjadi faktor krusial, terutama sepatu. Sepatu trail bukan sekadar alas kaki, tetapi penentu stabilitas, keamanan, dan daya cengkram pada kondisi tanah yang sering kali tidak terduga.
Karena itu, pelari membutuhkan sepatu yang benar-benar mampu menyesuaikan diri dengan alam yang keras. Melihat kebutuhan tersebut, PT Vita Nova Atletik melalui brand Ortuseight-Running menghadirkan kejutan besar dengan meluncurkan sepatu trail premium terbaru mereka, Rinjani.
Keberadaan model ini menegaskan ambisi Ortuseight untuk ambil bagian lebih dalam di dunia trail running Indonesia, yang komunitasnya kian berkembang dari tahun ke tahun.
Yuda Amardika, perwakilan Ortuseight-Running, menegaskan pentingnya langkah ini sebab effort Ortuseight untuk merespons kebutuhan nyata komunitas akan produk lokal berkualitas tak main-main.
"Kehadiran seri ini menandai langkah penting, karena selain menjadi simbol ekspansi visioner Ortuseight dalam menembus pasar trail running dan trekking," tambahnya.
Rinjani sendiri hadir dengan pendekatan desain modern yang tetap mengutamakan fungsionalitas. Siluetnya dibuat streamline untuk memberikan kelincahan di jalur teknikal.
Sementara upper menggunakan material mesh breathable berlapis pelindung tipis untuk menjaga daya tahan tanpa menambah beban berlebih. Sepatu ini responsif, ringan, sekaligus cukup tangguh untuk menghadapi kondisi ekstrem.
Elemen seperti toe cap protektif dan midsole berprofil rendah memperlihatkan keseriusan desain yang ditujukan untuk menghadapi tanjakan curam maupun turunan teknikal.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Futsal yang Bisa Dipakai untuk Jalan-Jalan, Harga Mulai Rp300 Ribuan
Pemilihan aksen warna kontras memberi sentuhan energik yang membuat Rinjani tampil bergaya tanpa kehilangan karakternya sebagai sepatu trail yang siap menantang rute paling berat.
Keunggulan utama Rinjani terletak pada teknologi sol yang tidak hanya menopang performa, tetapi juga efisiensi gerak penggunanya.
Kombinasi midsole dan outsole yang dikembangkan Ortuseight menghasilkan langkah yang lebih hemat energi, mengurangi kelelahan otot, serta memberi adaptasi optimal pada variasi permukaan tanah.
Outsole Vibram RGS Sphike menjadi pusat dari semua keistimewaan tersebut, memberikan grip kuat, traksi stabil, kemampuan braking yang aman di turunan, cushioning yang nyaman, serta fitur self-cleaning yang mencegah lumpur menumpuk.
Teknologi premium lain seperti toe bumper protektif, pola lug trapezoidal untuk cengkeraman multidirectional, hingga Vibram Multitrek Compound yang dibekali desain ROLLINGAIT System semakin menyempurnakan kemampuan Rinjani dalam menjaga efisiensi energi di medan panjang maupun curam.
Ditambah EVA cushioning yang menyerap benturan serta Vibram Adaptive Zone yang menyesuaikan tekanan di tiap permukaan, sepatu ini benar-benar dirancang bukan sekadar untuk menapak, tetapi bergerak lebih cerdas dan stabil pada jalur unpredictable.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Petal Dreamscapes: Intip Tema Pernikahan Paling Romantis dan 'Dreamy' untuk Tahun 2026
-
Cuan dan Hoki! Ini 6 Shio Paling Makmur pada 22 Januari 2026
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Kulit Bruntusan? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Terpopuler: Kapan Mudik Gratis Lebaran 2026 BUMN Dibuka, Cara Memilih Cushion
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
4 Rekomendasi Sunscreen SPF 35 untuk Anak Sekolah, Ringan tapi Tetap Melindungi
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim