- Perusahaan solusi digital banking Korea, Dozn, menjalin kontrak adopsi solusi D-Banking dengan Bank Sahabat Sampoerna di Indonesia.
- Solusi D-Banking dari Dozn bertujuan mempercepat transaksi digital perbankan dan dapat diterapkan kurang dari tiga bulan.
- Kolaborasi ini secara spesifik menargetkan UMKM untuk menikmati fasilitas perbankan digital yang lebih canggih dan efisien.
Suara.com - Selama ini Korea dikenal karena K-pop, K-drama, sampai K-beauty. Tapi ternyata, ada satu lagi “K-wave” yang mulai masuk dan pelan-pelan ke hidup kita: K-Finance.
Ya, teknologi finansial ala Korea Selatan sekarang mulai hadir di perbankan Indonesia, dan jadi bagian penting dari cara kita bertransaksi, belanja, sampai menjalankan bisnis.
Salah satu yang lagi jadi sorotan adalah langkah Dozn, perusahaan solusi digital banking asal Korea, yang baru menandatangani kontrak pengadopsian solusi D-Banking dengan Bank Sahabat Sampoerna.
Langkah ini bukan cuma soal dua perusahaan besar kerja bareng, tapi juga gambaran bagaimana sentuhan Korea mulai masuk ke cara kita mengatur finansial sehari-hari.
Solusi D-Banking ini pada dasarnya adalah platform yang bikin layanan perbankan digital jadi lebih cepat dan praktis.
Buat kita sebagai nasabah, hasil akhirnya simpel banget: transaksi makin lancar, pembayaran antar-bank makin smooth, dan urusan tagihan atau virtual account nggak lagi bikin pusing.
Kabar baiknya, sistem ini bisa dipasang hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan. Kalau biasanya pembangunan sistem bank itu bisa makan waktu bertahun-tahun, ini ibarat upgrade HP yang cuma hitungan minggu tapi langsung berasa performanya naik.
UMKM dan Pebisnis Kecil Jadi Penerima Manfaat Terbesar
Bank Sahabat Sampoerna selama ini fokus ke UMKM. Jadi kolaborasi ini otomatis bikin banyak bisnis kecil dan menengah bisa nikmatin fasilitas perbankan yang levelnya sama kayak perusahaan besar — mulai dari firm banking, pembayaran lintas negara, sampai sistem billing otomatis.
Baca Juga: Ji Sung Jadi Hakim Korup yang Tobat di The Judge Returns, Ini Sinopsisnya!
Dengan semakin banyak anak muda yang buka usaha dari rumah atau via online, teknologi yang ringkas, cepat, dan bisa diakses kapan aja kayak gini tuh penting banget. Cocok buat mereka yang butuh layanan bank yang gesit
Kim Se-jo, Country Manager Dozn Global Indonesia, mengatakan kontrak ini jadi tonggak penting buat Dozn dalam membawa teknologi digital banking Korea ke Asia Tenggara.
“Kontrak ini memungkinkan kami menyediakan layanan keuangan digital yang lebih cepat dan stabil bagi pelanggan lokal,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi