- Pop Mart membuka toko baru di Grand Indonesia, memperkuat tren mainan desainer di kalangan anak muda dan kolektor.
- Toko ini menghadirkan karakter populer seperti Molly dan DIMOO sebagai bagian dari pengalaman kreatif.
- Pop Mart makin berkembang secara global dengan ratusan toko di lebih dari 30 negara.
Suara.com - Fenomena toko mainan desainer kini berkembang menjadi salah satu tren gaya hidup paling kuat di kalangan anak muda, pekerja kreatif, dan para pencinta seni urban.
Bukan lagi sekadar tempat membeli figur koleksi, toko-toko seperti Pop Mart justru menjelma menjadi ruang ekspresi, komunitas, hingga tujuan rekreasi yang memadukan kreativitas dan budaya pop.
Tren inilah yang mendorong Pop Mart, pelopor global dalam figur desainer dan IP budaya pop untuk terus memperluas kehadirannya di Indonesia, termasuk melalui pembukaan toko terbarunya di Grand Indonesia Mall, Jakarta.
Terletak di Lantai 5 East Mall dengan area seluas 163 m², toko ini menjadi gerbang terbaru bagi para penggemar untuk memasuki dunia Pop Mart yang ikonik.
Dengan reputasi Grand Indonesia sebagai pusat gaya hidup dan kreativitas anak muda modern, lokasi ini menjadi panggung ideal untuk memperkuat pertumbuhan komunitas kolektor yang semakin antusias di Tanah Air.
Pop Mart sendiri telah menancapkan jejak kuat di Indonesia dengan kehadiran toko-toko yang ramai di Jakarta, Surabaya, Bali, dan Bandung.
Pembukaan toko ke-10 di Grand Indonesia menandai langkah strategis berikutnya dalam memperluas akses terhadap karakter-karakter IP favorit seperti Molly, DIMOO, SKULLPANDA, The Monsters, Hirono, hingga Twinkle Twinkle.
Keunikan desain, narasi visual, dan nilai artistik dari figur-figur ini membuatnya digemari berbagai kalangan, dari profesional muda dan trendsetter hingga penggemar seni dan budaya pop.
Lebih dari sekadar ritel, Pop Mart Grand Indonesia menghadirkan pengalaman eksplorasi yang menggabungkan estetika, cerita, dan gaya hidup.
Baca Juga: Maling Motor Bersenjata Mainan di Taman Sari Bonyok Parah, Ternyata RK Residivis Kakap
Setiap figur koleksi membawa kisah, setiap seri menghadirkan tema baru, dan setiap kunjungan menjadi kesempatan untuk merasakan hubungan personal antara kreativitas dan identitas. Tak heran jika toko mainan desainer kini sering dianggap “galeri seni mini” yang ramah semua kalangan.
Dengan lebih dari 570 toko di lebih dari 30 negara, lebih dari 2.500 ROBOSHOP, serta jangkauan e-commerce lintas negara yang mencapai 90 negara, Pop Mart telah menjadi kekuatan global dalam industri mainan desainer.
Mereka juga bekerja sama dengan seniman-seniman dunia untuk menghadirkan karakter-karakter ikonis yang terus berkembang seiring selera pasar.
“Misi kami adalah menyalakan semangat dan membawa kebahagiaan di seluruh dunia,” menjadi prinsip yang membentuk Pop Mart sebagai galaksi kreatif penuh kemungkinan.
Tren kunjungan ke toko mainan desainer kini bukan semata membeli barang, tetapi menemukan cerita, membangun koleksi, dan merayakan kreativitas.
Dan dengan hadirnya Pop Mart di Grand Indonesia, ekosistem ini semakin hidup, menghadirkan ruang baru bagi para penggemar untuk terhubung, berekspresi, dan menjadi bagian dari komunitas kreatif yang terus bertumbuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi