Suara.com - Kegiatan lari jadi olahraga murah yang belakangan digemari banyak orang. Pada dasarnya, perlengkapan yang digunakan, seperti sepatu, tidak harus memiliki harga mahal selama memenuhi kebutuhan. Maka berikut 7 rekomendasi sepatu running lokal dengan max cushion yang bisa jadi alternatif untuk digunakan.
Max cushion sendiri sebenarnya adalah jenis sepatu lari yang memiliki bantalan ekstra tebal dan empuk, yang diletakkan di bagian midsole. Tujuannya untuk memberikan kenyamanan lebih, meredam benturan saat berlari, dan menunjang lari santai dengan kecepatan rendah.
Produk lokal yang belakangan tengah naik daun memiliki cukup banyak rekomendasi yang bisa diberikan. 7 rekomendasi sepatu running lokal dengan teknologi ini bisa Anda temukan di bawah ini.
1. Eagle Over Drive
Rekomendasi pertama adalah sepatu dari Eagle, pada seri Over Drive. Sepatu ini muncul dengan desain yang stylish dan keren, membuatnya jadi running shoes lokal yang menunjang gaya kekinian yang dinamis.
Menggunakan bagian upper Sandwich Mesh, TPU Hotmelt, dan Synthetic Leather membuatnya menjadi semakin nyaman digunakan. Bantalan empuknya menggunakan kombinasi IP yang empuk dan rubber yang kuat dan tidak licin.
Untuk harganya sendiri bisa ditemukan mulai dari Rp340,000-an per pasang, harga yang masuk akal untuk sepatu running harian.
2. 910 Geist Ekiden
Selanjutnya adalah rekomendasi dari 910, seri Geist Ekiden. Sepatu ini adalah sepatu dari brand lokal yang dirancang untuk mendukung lari yang optimal. Meski memang memiliki desain untuk marathon, namun sepatu ini tetap nyaman digunakan karena memiliki max cushion di dalamnya.
Mulai dari teknologi Hyper Web, kemudian polyester ringan, kuat, dan elastis untuk menjaga sirkulasi udara, serta Hexa Cush Insole dengan bahan EVA dengan pola konstruksi hexagonal. Tidak hanya meningkatkan kenyamanan tapi juga membantu mengurangi panas saat digunakan.
Produk ini bisa ditemukan dengan harga Rp360,000-an saja.
Baca Juga: 7 Sepatu Trail Running Indonesia Ini Punya Bantalan Nyaman Mirip Hoka Ori Versi Low Budget
3. Piero Royale
Piero Royale jadi rekomendasi berikutnya untuk sepatu dengan max cushion. Material yang digunakan sederhana namun berkualitas, berhasil memberikan desain yang simpel, elegan, tapi tetap fungsional.
Pemanfaatan bahan phylon untuk bagian sol memberikan kemampuan memberikan bantalan optimal, menunjang kenyamanan dan membuat usianya semakin awet. Harganya ada di kisaran Rp370,000-an per pasang.
4. SPOTEC Ryder
Selanjutnya adalah produk dari SPOTEC. Seri Ryder ini dilengkapi dengan upper ringan yang menggunakan teknologi knit, membuat sirkulasi udara lancar dan nyaman saat digunakan. Sol phylon yang ada juga terbilang sangat responsif dan memberikan pijakan nyaman di setiap langkah.
Kombinasi warnanya cukup menarik, dan bisa dibeli dengan harga relatif terjangkau, tidak berarti kualitas yang diberikan pas-pasan. SPOTEC Ryder dikenal nyaman dan awet, dengan harga mulai dari Rp290,000-an per pasang.
5. Ardiles Drive Xtend
Banyak dikenal dengan produk sepatu sekolah, Ardiles juga memiliki ragam opsi sepatu running max cushion. Salah satunya adalah Drive XTend yang didesain dengan teknologi glow in the dark untuk bagian upper-nya.
Tampilan mentereng ini juga didukung dengan kenyamanan ekstra di bagian upper, midsole, dan outsole-nya, menghasilkan kombinasi nyaman, awet, aman, serta dukungan performa optimal. Harganya ada di kisaran Rp300,000-an per pasang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan