-
Mayoritas ulama memperbolehkan gabung niat puasa Rajab dengan qadha Ramadan.
-
Mengganti utang puasa Ramadan di bulan Rajab bisa raih dua pahala.
-
Memisahkan puasa wajib dan sunnah tetap lebih utama jika waktu tersedia.
Suara.com - Di bulan Rajab ini, umat Muslim biasanya memanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah, salah satunya puasa sunnah.
Namun, banyak orang mungkin dilema ingin menjalankan puasa Rajab sekaligus membayar utang puasa Ramadhan.
Karena itu, banyak orang mungkin bertanya-tanya hukum menggabungkan puasa Rajab sekaligus membayar utang puasa Ramadhan.
Hukum Menggabungkan Niat Puasa Rajab dan Mengganti Utang Puasa Ramadan
Secara umum, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai praktik ini.
1. Pendapat ulama yang Memperbolehkan
Mayoritas ulama dari kalangan Syafi'iyah, termasuk Imam As-Suyuti dan Imam Ar-Ramli berpendapat bahwa menggabungkan niat puasa wajib atau Qadha dengan puasa Rajab itu boleh atau sah.
Bahkan menurut Imam As-Suyuti, orang yang melakukan puasa Qadha di hari-hari istimewa seperti bulan Rajab, hari Arafah, atau Asyura secara otomatis akan mendapatkan dua pahala sekaligus, yakni pahala wajib karena melunasi utang dan pahala sunnah karena bertepatan dengan waktu yang mulia.
2. Pendapat yang Menyebut Hanya Sah Puasa Wajibnya
Di sisi lain, beberapa ulama seperti Syaikh bin Baz berpendapat bahwa niat wajib dan sunnah tidak bisa dicampur.
Baca Juga: Rekomendasi Motor Matik Bekas Tahun Muda yang Tetap Bisa Dipakai Gaya
Jika digabungkan, maka yang dianggap sah hanya puasa Qadha-nya saja, sementara pahala sunnahnya tidak dapat.
Mana yang Lebih Utama: Dipisah atau Digabung?
Meski diperbolehkan menggabungkan niat puasa Rajab dan Qadha Ramadhan, para ulama sepakat bahwa memisahkan keduanya tetap lebih utama.
Jika Anda memiliki waktu dan fisik yang kuat, akan lebih afdol jika puasa Qadha dilakukan di hari tersendiri dan puasa sunnah Rajab di hari yang lain.
Jika waktu sudah mepet menuju Ramadan berikutnya dan baru sempat membayar utang puasa di bulan Rajab atau Sya'ban, maka menggabungkan keduanya adalah solusi yang sangat baik agar kewajiban gugur dan keutamaan waktu tetap didapat.
Berita Terkait
-
Doa Buka Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan yang Benar, Jangan Sampai Keliru
-
Teks Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan yang Benar, Apa Hukumnya?
-
Bolehkah Niat Puasa Rajab Sekaligus Puasa Senin Kamis Digabung? Cek Dulu Hukumnya
-
Puasa Rajab Berapa Hari yang Dianjurkan? Catat Jadwal Berpuasa Lengkap Ayyamul Bidh dan Senin Kamis
-
Doa Buka Puasa Rajab Lengkap dengan Artinya, Jangan Sampai Terlewat!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?