- Perubahan dunia kerja yang dipicu teknologi dan kecerdasan buatan membuat kebutuhan akan SDM yang adaptif semakin mendesak.
- Kesiapan talenta kini tak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi, belajar cepat, dan berpikir strategis.
- Penguatan kapasitas SDM menjadi kunci agar Indonesia tetap relevan dan kompetitif di tengah disrupsi global.
Suara.com - Perubahan dunia kerja yang semakin cepat, didorong oleh kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif, resilien, dan terus berkembang.
Tantangan ini tidak hanya dihadapi oleh individu pekerja, tetapi juga oleh organisasi dan profesi yang bertanggung jawab membentuk kualitas SDM nasional.
Menjawab tantangan tersebut, Perkumpulan Manajemen Sumberdaya Manusia Indonesia (PMSM Indonesia) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas dan kapabilitas SDM Indonesia agar siap menghadapi transformasi dunia kerja, teknologi, dan AI.
Komitmen ini menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PMSM Indonesia periode 2025–2028 yang digelar di kantor pusat Tiket.com, Wisma Barito Pacific II, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ketua Umum PMSM Indonesia Dudi Arisandi menekankan, tantangan dunia kerja ke depan menuntut penguatan kapabilitas SDM yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga resilien menghadapi disrupsi teknologi.
“Saya menggarisbawahi komitmen kepengurusan baru melalui sebuah visi tunggal: bergerak bersama untuk memperkuat sumber daya manusia, organisasi, dan daya saing Indonesia ke panggung dunia,” ujar Dudi dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (29/12/2025).
Menurut Dudi, visi tersebut dijabarkan ke dalam empat misi utama, salah satunya Resilient Talent, Digital Future, yang secara khusus menitikberatkan pada pengembangan kapasitas dan kapabilitas SDM Indonesia agar siap menghadapi perubahan dunia kerja, transformasi digital, serta perkembangan teknologi dan AI.
“Misi ini mendorong peningkatan kompetensi SDM agar mampu beradaptasi dengan teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan, tanpa kehilangan nilai-nilai profesionalisme dan kemanusiaan dalam praktik kerja,” jelasnya.
Selain itu, PMSM Indonesia juga mengusung misi Growing Together, One Purpose untuk memperkuat struktur organisasi dan kolaborasi lintas tingkat kepengurusan, Ethical Impact, Inclusive HR untuk mendorong praktik SDM yang inklusif dan berkelanjutan sesuai prinsip Diversity, Equity and Inclusion (DEI) serta Sustainable Development Goals (SDGs), dan United for Progress, Stronger Nation untuk memperluas sinergi lintas sektor.
Baca Juga: Mendiktisaintek: Riset Kampus Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat, Tak Boleh Berhenti di Laboratorium
Dudi menegaskan, di tengah disrupsi global yang kian cepat, PMSM Indonesia harus mengambil peran strategis sebagai motor transformasi SDM nasional.
“Menjawab pertanyaan quo vadis PMSM, kita tegaskan bersama bahwa PMSM akan terus melangkah maju sebagai wadah pengembangan profesional HR yang unggul, sumber inspirasi dan inovasi dunia kerja, serta pelopor perubahan positif bagi Indonesia,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup
-
Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana
-
Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT
-
GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat
-
5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim
-
Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara