- Rambut beruban muncul seiring usia karena produksi melanin menurun.
- Bahan alami seperti minyak kelapa, amla, dan biji wijen hitam bisa membantu mengembalikan warna rambut.
- Selain itu, perubahan gaya hidup sehat juga efektif mencegah uban lebih cepat.
Suara.com - Rambut adalah mahkota bagi banyak orang. Namun, seiring bertambahnya usia, rambut mengalami perubahan warna alami, mulai dari hitam menjadi abu-abu atau putih. Proses ini terjadi karena folikel rambut semakin menua dan memproduksi melanin yang lebih sedikit.
Meskipun faktor genetika menentukan kapan rambut beruban, banyak orang mulai melihat uban setelah usia 35 tahun. Beberapa orang menganggap uban sebagai tanda kedewasaan dan kebijaksanaan.
Namun, sebagian besar ingin mempertahankan penampilan muda dan mencari cara untuk mengembalikan warna rambut alami.
Melansir dari laman Healthline pada Jumat, 9 Januari 2026, ada beberapa bahan alami yang diyakini dapat membantu menghitamkan rambut beruban. Selain lebih aman dibandingkan bahan kimia, bahan alami juga memberikan nutrisi tambahan untuk rambut.
1. Minyak Kelapa
Minyak kelapa adalah salah satu bahan alami paling populer untuk merawat rambut. Dengan memijat rambut dan kulit kepala menggunakan minyak kelapa setiap malam, rambut menjadi lebih lembap dan kuat. Setelah semalaman, bilas rambut seperti biasa keesokan paginya.
2. Jahe
Jahe tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, tetapi juga membantu menjaga warna rambut. Konsumsi satu sendok teh jahe parut segar dicampur dengan satu sendok makan madu setiap hari dipercaya bisa memperlambat proses uban.
3. Blackstrap Molasses
Baca Juga: 3 Produk Makarizo untuk Menghitamkan Rambut Beruban dan Kembalikan Warna Alami
Blackstrap molasses atau molases hitam dari tebu mengandung zat besi dan mineral penting yang dapat membantu mengembalikan warna rambut. Konsumsi satu sendok makan setiap dua hari dapat mendukung proses penghitaman rambut secara alami.
4. Amla atau Indian Gooseberry
Amla atau Indian gooseberry kaya akan vitamin C dan antioksidan. Mengonsumsi jus amla segar setiap hari atau memijat rambut dengan minyak amla seminggu sekali dapat merangsang produksi melanin alami.
5. Biji Wijen Hitam
Biji wijen hitam dikenal efektif memperlambat uban. Konsumsi satu sendok makan dua hingga tiga kali seminggu dapat membantu menjaga warna rambut agar tetap gelap.
6. Ghee atau Mentega Murni
Ghee atau mentega murni klarifikasi juga bisa digunakan sebagai bahan alami perawatan rambut. Pijat rambut dan kulit kepala dengan ghee murni dua kali seminggu untuk menguatkan akar rambut.
7. Amaranth
Jus amaranth segar dapat diaplikasikan pada rambut tiga kali seminggu untuk membantu menghitamkan uban. Tanaman ini kaya akan antioksidan dan nutrisi penting bagi rambut.
8. Jus Wheatgrass
Wheatgrass membantu mendetoksifikasi tubuh dan memberikan nutrisi bagi folikel rambut. Konsumsi satu hingga dua ons jus wheatgrass setiap hari atau tambahkan satu sendok makan bubuk wheatgrass pada smoothie atau sup.
9. Fo-ti
Fo-ti merupakan tanaman obat tradisional Tiongkok yang dipercaya mampu mengembalikan warna rambut. Suplemen Fo-ti biasanya dikonsumsi 1000 mg dua kali sehari dengan makanan.
10. Jus Bawang
Bawang mengandung antioksidan dan sulfur yang dapat menstimulasi melanin. Blender bawang dan peras jusnya, lalu pijatkan pada kulit kepala dua kali seminggu selama 30 menit sebelum dicuci.
11. Jus Wortel
Kandungan vitamin A dan beta-karoten dalam wortel membantu menjaga kesehatan rambut. Minum 8 ons jus wortel setiap hari untuk rambut lebih sehat dan berwarna gelap.
12. Makanan Kaya Enzim Katalase
Enzim katalase membantu mencegah kerusakan melanin pada rambut. Konsumsi makanan seperti bawang putih, kubis, ubi jalar, kale, brokoli, dan almond secara rutin.
13. Daun Kari
Daun kari dapat dijadikan masker rambut alami. Campurkan daun kari dengan yogurt, aplikasikan pada rambut, dan bilas setelah 30 menit. Lakukan dua hingga tiga kali seminggu.
14. Ashwagandha
Ashwagandha atau ginseng India mendukung kesehatan folikel rambut. Suplemen ini dapat dikonsumsi bersama makanan sesuai dosis yang dianjurkan.
15. Minyak Almond
Campurkan minyak almond, jus lemon, dan jus amla dengan jumlah yang sama. Pijatkan campuran ini ke rambut dan kulit kepala dua kali sehari selama tiga bulan.
16. Rosemary
Minyak rosemary efektif untuk merangsang pertumbuhan rambut dan menjaga warna alami. Rendam toples dengan rosemary kering dalam minyak zaitun extra virgin, biarkan di tempat yang terkena sinar matahari selama 4–6 minggu, lalu gunakan sebagai minyak rambut.
17. Vitamin B
Vitamin B, terutama B-12 dan biotin, penting untuk menjaga kesehatan rambut dan memperlambat uban. Konsumsi makanan seperti telur, kacang-kacangan, dan ikan dapat mencukupi kebutuhan vitamin ini.
18. Vitamin D dan E
Kedua vitamin ini mendukung pertumbuhan rambut dan mencegah kerusakan folikel. Paparan sinar matahari pagi dan konsumsi kacang serta sayuran hijau sangat membantu.
19. Vitamin A
Vitamin A membantu produksi sebum yang menjaga kelembapan rambut. Konsumsi wortel, labu, dan sayuran hijau dapat memenuhi kebutuhan vitamin A.
20. Mineral Penting
Mineral seperti zinc, besi, magnesium, selenium, dan tembaga berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan rambut. Pastikan asupan harian terpenuhi melalui makanan alami.
Selain menggunakan bahan-bahan alami di atas, untuk mengatasi dan mencegah rambut beruban bisa dengan mengubah gaya hidup seperti berikut.
1. Hindari Merokok
Merokok dapat merusak folikel rambut dan mempercepat uban. Berhenti merokok adalah langkah penting untuk menjaga warna rambut alami.
2. Lindungi Rambut dari Matahari
Paparan sinar matahari berlebihan dapat memudarkan warna rambut. Gunakan topi atau scarf saat berada di luar ruangan.
3. Hindari Kerusakan Rambut
Menggunakan alat panas secara berlebihan, menyikat rambut basah dengan sikat biasa, serta shampo atau sabun keras dapat merusak rambut. Pilih perawatan yang lembut dan rutin.
4. Rutin dan Konsisten
Perawatan alami memerlukan waktu dan konsistensi. Kombinasikan bahan alami, suplemen, dan perubahan gaya hidup untuk hasil maksimal.
Dengan cara ini, rambut beruban bisa diperlambat, tetap sehat, dan warna alami rambut lebih terjaga tanpa bahan kimia berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
5 Beasiswa Selain LPDP untuk S-2 di Luar Negeri, Apa Saja Opsinya?
-
Bayar Zakat Fitrah Apakah Harus Pakai Beras? Simak Ketentuannya
-
5 Tempat Bukber Estetik di Jogja, Harga Terjangkau Mulai Rp5 Ribuan Saja
-
Daftar Menu Buka Puasa Masjid Al-Muqtashidin FBE UII Yogyakarta 25 Februari - 10 Maret 2026
-
5 Contoh Undangan Buka Bersama Kantor via WhatsApp: Sopan, Jelas, dan Profesional
-
THR Pensiunan PNS 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal dan Rincian Besaran yang Didapatkan
-
Tukar Uang Baru yang Sudah Dipesan via PINTAR BI Bisa Diwakilkan? Cek Ketentuan Resminya
-
Lebih dari Sekadar Putih, Ini Standar Baru Kulit Cerah yang Sehat
-
Apa Warna Lipstik yang Bikin Wajah Cerah? Ini 5 Rekomendasi yang Layak Dicoba
-
Kapan Jadwal WFA, Libur, dan Cuti Bersama Lebaran 2026? Cek Tanggal Resminya dari Pemerintah