- Bleu de Chanel (BdC) tahun 2010 memiliki aroma Blue Fragrance yang serbaguna, dijual jutaan rupiah per 100 ml.
- Terdapat lima rekomendasi parfum pria lebih terjangkau dengan DNA serupa BdC, harganya berkisar Rp200 ribu hingga Rp900 ribuan.
- Beberapa alternatif utama meliputi Armaf Club de Nuit Blue Iconic, Missoni Parfum Pour Homme, dan HMNS The Perfection.
Suara.com - Bleu de Chanel terkenal menawarkan wewangian klasik mewah dengan aroma khas. Jika tak sanggup membeli parfum premium, terdapat rekomendasi parfum murah pria yang mirip Bleu de Chanel.
Diluncurkan pertama kali pada tahun 2010, Bleu de Chanel mendefinisikan ulang apa artinya aroma "Blue Fragrance".
Wanginya yang Versatile, memadukan kesegaran sitrus, ketajaman jahe, dan kedalaman Amber serta Incense, menjadikannya raja di segala situasi—mulai dari ruang rapat kantor hingga kencan romantis di malam minggu.
Sebotol Bleu de Chanel (BdC) ukuran 100 ml diketahui mempunyai harga jutaan rupiah.
Santai saja, ada rekomendasi parfum murah dengan wangi mirip Bleu de Chanel.
Sekarang banyak house of fragrance yang merilis aroma dengan DNA serupa (sering disebut "dupe" atau alternatif) dengan kualitas tak kalah memukau namun menawarkan harga miring.
Daftar di bawah mencakup beberapa parfum mirip BdC dengan harga Rp200-900 ribuan. Berikut parfum murah pria yang mirip Bleu de Chanel:
1. Armaf Club de Nuit Blue Iconic
Jika suka konten mengenai testimonial parfum berkualitas, kalian tak asing dengan Armaf Club de Nuit Blue Iconic.
Baca Juga: 7 Parfum Lokal Selevel Parfum Branded, Aroma Mewah Harga Lebih Murah
Banyak reviewer parfum global menobatkan ini sebagai kloningan Bleu de Chanel terbaik.
Harga parfum ini lebih terjangkau, sekitar Rp500-900 ribuan.
Keunggulan utama parfum Armaf Club de Nuit Iconic terletak pada kemampuannya menyatukan karakteristik terbaik dari tiga varian Bleu de Chanel (EDT, EDP, dan Pure Parfum) dalam satu botol.
Parfum ini menawarkan pembukaan aroma Citrus Ginger yang segar mirip varian EDT, diikuti nuansa Smoky dari incense khas varian EDP, dan ditutup dengan aroma Sandalwood yang creamy.
Armaf Club de Nuit Blue Iconic memiliki kedalaman dan sedikit sentuhan smoky di fase Dry Down (saat parfum mengering di kulit).
2. Missoni Parfum Pour Homme
Jika Armaf Blue Iconic adalah versi "loud" dari BdC, maka Missoni Parfum Pour Homme adalah versi yang lebih halus, creamy, dan sopan. Botolnya yang berwarna gelap dengan tutup magnetik memberikan kesan premium yang jauh melampaui harganya.
Parfum ini sering kali luput dari radar, padahal kualitas juice-nya setara dengan parfum seharga 1,5 juta ke atas.
Missoni Parfum Pour Homme mempunyai harga berkisar Rp300-700 ribuan. Parfum ini mengambil pendekatan yang lebih dekat ke Bleu de Chanel versi EDT.
Missoni Parfum Pour Homme sangat citrusy di awal, namun perubahannya menuju fase dry down sangat mulus.
Wanginya tidak menusuk hidung, melainkan menyelimuti Anda dengan aura kebersihan yang mewah.
3. Salvatore Ferragamo Acqua Essenziale Blu
Diciptakan oleh perfumer legendaris Alberto Morillas (orang yang sama yang menciptakan Giorgio Armani Acqua Di Gio), Acqua Essenziale Blu adalah masterpiece di kategori harga terjangkau.
Meskipun namanya "Blu", parfum ini memiliki karakter yang sedikit berbeda dari BdC standar.
Salvatore Ferragamo Acqua Essenziale Blu sedikit menyengat dan manis berkat sentuhan Tonka Bean, membuatnya lebih cocok untuk suasana kencan atau malam hari, meski tetap aman dipakai siang hari.
Harga parfum ini berkisar Rp400-700 ribu untuk ukuran kecil.
4. HMNS The Perfection
HMNS dalah raksasa parfum lokal yang tidak perlu diragukan lagi. Varian The Perfection adalah hasil kolaborasi mereka dengan influencer gaya hidup Christian Sugiono.
Meskipun HMNS tidak melabeli ini sebagai "dupe" Bleu de Chanel, secara fungsi dan karakter, The Perfection adalah pesaing spiritual terkuat BdC di pasar lokal.
Ia diciptakan untuk satu tujuan: Menjadikan pemakainya tercium seperti pria sukses yang bisa diandalkan.
The Perfection memiliki pembukaan yang spicy-fougere. Jika BdC bermain di Grapefruit, The Perfection bermain di Indonesian Clove (Cengkeh) yang dipadukan dengan kesegaran laut. Harga The Perfection dibanderol sebesar Rp300 ribuan.
5. Fordive Atlantis
Parfum lokal ini sangat terjangkau dengan banderol Rp200 ribuan saja. Fordive adalah brand lokal yang dikenal dengan konsep storytelling dalam setiap botolnya.
Varian Atlantis adalah interpretasi mereka terhadap keluarga aroma "Blue Fragrance". Jika Bleu de Chanel adalah pria berjas di kantor, Fordive Atlantis adalah pria yang sama saat sedang liburan di kapal pesiar.
Fordive Atlantis mengambil DNA "Biru", tetapi membuatnya lebih basah (aquatic) dan breezy.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam