-
Utang puasa Ramadan 2025 wajib dilunasi sebelum pertengahan Februari 2026.
-
Puasa qadha dilakukan oleh orang sehat dengan niat pada malam hari.
-
Lansia atau orang sakit menahun dapat mengganti utang puasa dengan fidyah.
Suara.com - Puasa Ramadan memang wajib untuk umat Muslim, tapi Islam keringan untuk umatnya yang sedang haid, sakit, perjalanan atau musafir, hamil dan menyusui untuk tidak menjalankan kewajibannya.
Namun, puasa tersebut statusnya adalah utang yang wajib dibayar atau qadha.
Banyak orang lantas bertanya-tanya kapan batas waktu terakhir seseorang bisa membayar utang puasa sebelum Ramadan berikutnya tiba.
Berdasarkan ketentuan agama, utang puasa harus dilunasi sebelum masuk bulan Ramadan berikutnya.
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025?
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Kemenag RI, awal Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal 18 atau 19 Februari 2026.
Artinya, Anda yang memiliki utang puasa Ramadan 2025 memiliki waktu dari sekarang hingga pertengahan Februari 2026 untuk mengqadha puasa.
Namun, para ulama menyarankan agar utang tersebut diselesaikan paling lambat pada bulan Sya'ban atau bulan sebelum Ramadan.
Sebagai informasi, 1 Sya'ban 1447 H akan jatuh pada 20 Januari 2026.
Jadi, awal tahun depan adalah momentum terakhir yang sangat krusial bagi Anda untuk melunasi kewajiban tersebut.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau
Bagaimana Cara Membayar Utang Puasa?
Ada dua cara utama untuk melunasi utang puasa, tergantung pada kondisi fisik seseorang:
1. Puasa Qadha
Ini ditujukan bagi mereka yang sehat dan mampu secara fisik.
Caranya sama dengan puasa Ramadan biasa, tetapi ada beberapa poin penting:
- Niat di Malam Hari: Niat puasa harus dilakukan sebelum waktu subuh.
- Pilih Hari yang Tepat: Bisa dilakukan kapan saja kecuali pada hari-hari yang diharamkan, seperti hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
- Amalan Sunnah: Tetap disarankan sahur, menjaga akhlak, dan menyegerakan berbuka dengan doa sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
2. Membayar Fidyah
Cara ini khusus untuk mereka yang sudah tidak mampu berpuasa lagi secara permanen, seperti lansia renta atau orang yang sakit parah menahun.
- Besaran Fidyah: Memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
- Ukuran: satu mud bahan makanan pokok atau sekitar 543 gram hingga 815 gram beras.
Risikonya Jika Menunda Hingga Ramadan Berikutnya
Jangan dianggap remeh, menunda utang puasa hingga melewati batas waktu sampai masuk Ramadan berikutnya memiliki konsekuensi tambahan.
Menurut penjelasan dalam NU Online, orang yang lalai membayar utang puasa hingga Ramadan baru tiba, maka ia terkena beban ganda:
- Wajib tetap mengqadha (puasa) sebanyak hari yang ditinggalkan.
- Wajib membayar fidyah satu mud untuk setiap hari sebagai denda atas kelalaiannya.
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Kebal Banjir dan Awet, Cocok untuk Musim Hujan!
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Kapan 1 Ramadhan 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal Pasti Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Nyadran 2026 Tanggal Berapa? Catat Jadwalnya dan Pahami Maknanya Bagi Gen Z
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya
-
Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?
-
Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?
-
Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang
-
Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel
-
WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan
-
Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!