-
Tradisi Munggahan Ramadan 2026 diprediksi jatuh pada 16 atau 17 Februari.
-
Masyarakat Sunda dan Jawa melakukan Munggahan untuk bersilaturahmi sebelum puasa.
-
Kegiatan utama meliputi makan bersama, saling memaafkan, hingga melakukan ziarah kubur.
Suara.com - Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sudah di depan mata, masyarakat Muslim di Indonesia, khususnya di tanah Jawa dan Sunda biasanya akan bersiap melakukan tradisi Munggahan atau Punggahan sebelum ibadah puasa.
Tradisi Munggahan ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, melainkan momen penuh makna untuk membersihkan hati dan mempererat silaturahmi sebelum mulai ibadah puasa sebulan penuh.
Lantas, kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan Munggahan sebelum Ramadan 2026?
Mengenal Munggahan
Kata Munggahan berasal dari bahasa Jawa Munggah atau bahasa Sunda "Unggah" yang berarti naik.
Secara filosofis, tradisi ini melambangkan transisi spiritual umat Muslim untuk naik ke tingkat yang lebih suci dan meninggalkan kebiasaan buruk demi menyambut bulan mulia.
Di masyarakat Sunda, momen makan bersama ini sering disebut dengan istilah botram. Sedangkan di daerah lain, rangkaian acara ini biasanya diisi dengan doa bersama atau tahlilan.
Kapan Waktu Ideal untuk Munggahan?
Munggahan biasanya dilakukan pada akhir bulan Sya'ban, tepatnya satu atau dua hari sebelum ibadah puasa Ramadan dimulai.
Baca Juga: Apakah Sunscreen Bisa Hilangkan Flek Hitam? Cek di Sini Rekomendasi Terbaik
Berdasarkan kalender Hijriah tahun 2026, berikut estimasi waktunya:
- PP Muhammadiyah: Menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
- Pemerintah: Diperkirakan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 tetapi ini belum bisa dipastikan karena masih menunggu sidang isbat.
Berdasarkan prediksi tersebut, waktu yang paling ideal untuk menggelar Munggahan adalah Senin, 16 Februari 2026 atau Selasa, 17 Februari 2026.
Dua waktu ini dianggap pas untuk melakukan munggahan, karena memberikan ruang bagi kita untuk mempersiapkan fisik dan batin sebelum hari pertama puasa.
Kegiatan Munggahan
Meskipun setiap daerah punya cara berbeda dalam menyambut bulan Ramadan, biasanya Munggahan diisi dengan kegiatan positif berikut:
- Makan Bersama atau Botram: Berkumpul dengan keluarga besar, teman, atau tetangga untuk menikmati hidangan spesial.
- Saling Memaafkan: Membersihkan rohani dengan meminta maaf atas kesalahan yang telah lalu agar ibadah puasa lebih tenang.
- Ziarah Kubur: Mengunjungi makam keluarga untuk mendoakan mereka yang telah tiada.
- Berdoa Bersama: Memohon ampunan dan kekuatan agar diberikan kelancaran dalam beribadah selama Ramadhan.
Perlu dipahami bahwa Munggahan sama sekali tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Berita Terkait
-
Mudik Gratis Lebaran 2026 BUMN Kapan Dibuka? Cek Informasi Resminya
-
Ramadan Tiba tapi Belum Bayar Utang Puasa dan Lupa Jumlahnya, Harus Bagaimana?
-
Banyak Butuh Uang, Pengajuan Pinjol Mulai Marak Terjadi Jelang Ramadan
-
Niat Puasa Qadha Ramadan: Arab, Latin, dan Waktu Tepat Pengucapannya
-
Puasa Berapa Hari Lagi? Ini Jadwal Penetapannya dari Kemenag, NU dan Muhammadiyah
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Review Leave No One Behind: Drama Laga Kepolisian Berantas Kejahatan TPPO!
-
Dorong UMKM Naik Kelas, Pelatihan Ekspor BRI Peduli Sukses Antar Usaha Lokal ke Pasar AS
-
Sunscreen Scarlett Mana yang Water Based? Ini Varian dengan Formula Ringan dan Cepat Meresap
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Transaksi Saham Melonjak! Volume Perdagangan BEI Melejit 66,88% dalam Sepekan
-
Blibli Andalkan Teknologi Platform untuk Tingkatkan Pengalaman Belanja
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Ulasan Silent Parade: Misteri Pembunuhan di Balik Keheningan Warga Kota
-
Febrie Adriansyah Dapat Perlakuan Spesial? Ahmad Sahroni: Harusnya Dia Pakai Rompi Pink
-
Efisiensi Anggaran Pertahanan Diusulkan, Pakar Ingatkan Jangan Korbankan Kesiapan Alutsista