- LPDP 2026 menawarkan 5.750 kursi beasiswa, fokus pada bidang STEM untuk industri strategis nasional.
- Kuota terbagi menjadi 1.000 kursi S1 (Garuda), 4.000 kursi S2/S3, serta 750 kursi doktor spesialis.
- Pendaftaran dilakukan daring di situs resmi mulai Januari-Februari (Tahap 1) dan Juni-Juli 2026 (Tahap 2).
Suara.com - Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2026 menjadi salah satu program pendanaan pendidikan paling dinanti oleh calon mahasiswa Indonesia.
Pada tahun ini, kuota beasiswa LPDP ditingkatkan secara signifikan menjadi 5.750 kursi, naik dari rencana awal sekitar 4.000 kursi pada tahun sebelumnya.
Penambahan ini difokuskan pada bidang studi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang mencapai sekitar 80 persen dari total alokasi.
Kebijakan ini untuk mendukung industri strategis seperti pangan, energi, pertahanan, transportasi, IT cyber, material maju, dan teknologi nano.
Rincian Kuota Beasiswa LPDP 2026
Kuota total 5.750 kursi terbagi menjadi beberapa kategori utama:
- Beasiswa Garuda (Jenjang S1): 1.000 kursi, ditujukan untuk lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan studi sarjana di perguruan tinggi unggulan.
- Beasiswa S2 dan S3: 4.000 kursi, dengan prioritas pada program magister (S2) dan doktor (S3) di bidang STEM dan kebutuhan industri nasional. Durasi pendanaan hingga 24 bulan untuk S2 dan 48 bulan untuk S3.
- Beasiswa Doktor Spesialis: 750 kursi, khusus untuk pendidikan dokter spesialis, subspesialis, atau fellowship dengan durasi 6-24 bulan.
Pembagian ini mencakup studi dalam negeri maupun luar negeri, dengan penekanan pada perguruan tinggi utama dunia (PTUD) seperti yang terdaftar di QS Top 100.
Syarat Umum Pendaftaran LPDP 2026
Untuk mendaftar, calon penerima harus memenuhi syarat umum sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia maksimal 35 tahun untuk jenjang S2 dan 40 tahun untuk S3 pada saat pendaftaran.
- Komitmen untuk kembali ke Indonesia dan berkontribusi pasca-studi, terutama untuk beasiswa afirmasi.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain atau menempuh studi ongoing.
Syarat Akademik dan Bahasa:
- IPK Minimal: Untuk S2, IPK S1/D4 minimal 3.00 (skala 4.00); untuk S3, IPK S2 minimal 3.25. Pengecualian berlaku untuk jurusan seni atau olahraga dengan IPK minimal 2.75-2.90. Untuk subskema PTUD, syarat IPK lebih ketat (3.00 untuk S2 dan 3.25 untuk S3).
- Skor Bahasa: Sertifikat bahasa Inggris wajib, seperti TOEFL iBT minimal 80 (S2)/94 (S3), TOEFL ITP 500 untuk studi dalam negeri, IELTS 6.5 (S2)/7.0 (S3) atau 6.0 untuk dalam negeri. Sertifikat alternatif seperti PTE atau Duolingo juga diterima, asal masih berlaku.
Dokumen yang Harus Kamu Siapkan
Pendaftar wajib mengunggah dokumen-dokumen berikut dalam format PDF (ukuran maksimal 1MB per file):
Baca Juga: Benarkah Beasiswa LPDP 2026 Diutamakan 80 Persen ke STEM?
- KTP elektronik/fisik yang jelas dan masih berlaku.
- Kartu Keluarga (KK) terbaru.
- Akta kelahiran.
- Pas foto formal (latar merah, ukuran 3x4 atau 4x6).
- Ijazah dan transkrip nilai terakhir (asli atau legalisir; jika belum terbit, gunakan Surat Keterangan Lulus/SKL).
- Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan.
- Sertifikat bahasa Inggris.
- Curriculum Vitae (CV) maksimal 5 halaman.
- Dua surat rekomendasi (akademik/profesional, format LPDP dengan materai).
- Esai kontribusi untuk Indonesia (1.500-2.000 kata).
- Proposal riset (khusus S3, 10-20 halaman).
- Surat pernyataan komitmen kembali ke Indonesia.
Dokumen pendukung tambahan diperlukan untuk jenis beasiswa afirmasi, seperti bukti domisili daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau kartu disabilitas.
Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
- Buat akun menggunakan NIK dan email aktif, lalu verifikasi melalui email.
- Lengkapi profil data diri dan pilih jenis beasiswa.
- Unggah semua dokumen wajib.
- Isi esai kontribusi langsung di form atau unggah PDF.
- Review data, tandatangani pernyataan komitmen secara digital, dan submit untuk mendapatkan kode registrasi.
Jadwal Pendaftaran
Seleksi LPDP 2026 dilakukan dalam dua tahap:
- Tahap 1: Januari-Februari 2026.
- Tahap 2: Juni-Juli 2026.
Calon pendaftar disarankan mempersiapkan dokumen sejak dini untuk menghindari kesalahan.
Jenis-Jenis Beasiswa LPDP 2026
LPDP menawarkan empat jenis utama:
- Beasiswa Reguler: Untuk WNI berprestasi umum, termasuk subskema PTUD dan parsial.
- Beasiswa Afirmasi: Untuk kelompok rentan seperti daerah 3T, prasejahtera, penyandang disabilitas, dan putra-putri Papua.
- Beasiswa Kolaborasi: Kerja sama dengan mitra seperti kementerian atau universitas internasional.
- Beasiswa Targeted: Untuk profesi strategis seperti PNS/TNI/Polri, entrepreneur, kader ulama, dan dokter spesialis.
Dengan kuota yang lebih besar dan fokus pada STEM, LPDP 2026 membuka peluang luas bagi generasi muda Indonesia untuk berkontribusi bagi bangsa. Pastikan memenuhi semua syarat. Informasi lengkap bisa diakses di situs resmi LPDP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa