Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menjadi peluang emas bagi putra-putri terbaik bangsa di tahun 2026.
Sebagai instansi di bawah Kementerian Keuangan, LPDP bertugas mendistribusikan dana abadi pendidikan melalui beasiswa penuh (fully funded) atau beasiswa LPDP yang mencakup seluruh biaya studi hingga biaya pendukung selama masa belajar di dalam maupun luar negeri.
Hingga awal Januari 2026, pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi tahap pertama (batch 1) memang belum diterbitkan. Namun, jika merujuk pada pola pendaftaran tahun-tahun sebelumnya, calon pelamar bisa melakukan persiapan matang sejak dini.
Berdasarkan data historis pendaftaran:
LPDP 2024: Pendaftaran dibuka pada bulan Januari.
LPDP 2025: Tahap pertama resmi dibuka pada 17 Januari 2025.
Dengan melihat tren konsisten tersebut, pendaftaran beasiswa LPDP 2026 diperkirakan akan mulai dibuka pada pertengahan hingga akhir Januari 2026.
Kriteria dan Syarat Umum Pendaftaran (Jalur Reguler)
Bagi Anda yang mengincar Beasiswa Reguler, terdapat sejumlah persyaratan mendasar yang harus dipenuhi:
Baca Juga: Menko PMK Pratikno: Dana LPDP Harus Perkuat Riset dan Ekosistem Pendidikan Nasional
Status Kewarganegaraan: Terbuka eksklusif bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
Jenjang Pendidikan sebelumnya:
Lulusan D4/S1 diperbolehkan mendaftar untuk program Magister (S2).
Lulusan S2 diperbolehkan mendaftar untuk program Doktor (S3).
Lulusan D4/S1 diperbolehkan mendaftar jalur langsung Doktor dengan syarat memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dan memenuhi kriteria pelamar S3.
Ketentuan Larangan Jenjang Sama: Pendaftar yang sudah memiliki gelar S2 tidak diperbolehkan mengambil S2 kembali, begitu pula untuk jenjang S3.
Ketentuan Lulusan Luar Negeri: Wajib melampirkan ijazah yang telah disetarakan oleh kementerian terkait.
Prioritas Jenjang Doktor: Diutamakan bagi pelamar yang menyertakan surat pernyataan promotor atau surat keterangan dari instansi yang menyatakan riset selaras dengan kebutuhan organisasi.
Dokumen dan Komitmen Wajib
Proses pendaftaran LPDP tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menuntut integritas dan rencana masa depan yang jelas. Calon penerima beasiswa wajib mengisi data pada aplikasi pendaftaran yang meliputi:
Profil Diri Lengkap: Termasuk riwayat pendidikan (termasuk pendidikan yang tidak terselesaikan).
Esai Komitmen: Tulisan mengenai komitmen kembali ke tanah air, rencana setelah menyelesaikan studi, serta bentuk kontribusi nyata untuk Indonesia.
Proposal Penelitian: Syarat khusus bagi pelamar program Doktor (S3).
Portofolio: Riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan, serta pengalaman organisasi untuk menambah poin penilaian.
Mengingat adanya isu penyesuaian kuota beasiswa, persaingan di tahun 2026 diprediksi akan semakin ketat. Calon pelamar disarankan untuk segera menyelesaikan tes sertifikasi bahasa (seperti IELTS/TOEFL) dan mulai menyusun draf rencana kontribusi agar siap saat portal pendaftaran dibuka secara resmi.
Kontributor : Rizqi Amalia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur