-
Pemerintah mulai menyalurkan Bansos PKH dan BPNT tahap I pada Februari 2026.
-
Penerima manfaat babtuan dapat melakukan cek status melalui website atau aplikasi Kemensos.
-
Nominal bantuan BPNT sebesar Rp600.000 dan PKH bervariasi tergantung kategori penerima.
Suara.com - Pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial reguler tahap pertama untuk keluarga kurang mampu dimulai pada Februari 2026. Bansos yang akan disalurkan meliputi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Hal itu disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada Jumat (23/1/2026). Menurutnya, setidaknya ada 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak mendapatkan bansos.
Adapun mekanisme penyaluran PKH dan BPNT biasanya melalui perbankan milik pemerintah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Sejauh ini, belum ada wacana mengenai opsi penyaluran menggunakan metode lain.
Untuk memudahkan, masyarakat dapat mengecek status penerima bansos 2026 secara mandiri via online menggunakan HP atau perangkat yang dimiliki tanpa harus datang ke kantor atau dinas terkait. Bagi yang masih bingung, berikut tutorial untuk mengetahui apakah Anda termasuk penerima bansos atau tidak.
Cara Cek Status Penerima Bansos di HP
1. Lewat Website Kemensos
- Kunjungi website resmi di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data wilayah tempat tinggal secara lengkap.
- Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di e-KTP.
- Ketik kode huruf (captcha) yang muncul pada kotak di layar.
- Klik tombol "CARI DATA" dan tunggu prosesnya.
- Nantinya sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan dan jenis bantuan yang didapat serta status periode pencairannya.
2. Via Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store.
- Masuk/Login menggunakan username dan password.
- Jika belum ada akun, lakukan registrasi dengan mengisi data lengkap sesuai KTP.
- Setelah login, klik menu "Cek Bansos".
- Masukkan data wilayah tempat tinggal dan nama lengkap.
- Isi kode verifikasi.
- Klik tombol "Cari Data", tunggu prosesnya sampai sistem menampilkan informasi penerima bansos.
Nominal Bansos PKH dan BPNT
Kemensos menerangkan setiap KPM berhak menerima BPNT sebesar Rp200.000 per bulan. Bantuan tersebut akan disalurkan per tiga bulan dalam satu tahap sehingga penerima berhak mendapatkan Rp600.000 untuk satu periode.
Baca Juga: BSU BPJS 2026 Cair Kapan? Cek Jadwal Terbarunya
BPNT 2026 tahap I berarti untuk periode Januari, Februari dan Maret. Terkait tanggal penyaluran resminya, masih menunggu perkembangan dari pemerintah.
Sementara itu untuk Bansos PKH, nominalnya sesuai dengan kategori penerima yang meliputi anak usia dini (0-6 tahun), siswa SD-SMA, ibu hamil, lansia dan penyandang disabilitas. Nominal bansos kategori ini Rp225.000 hingga Rp750.000 setiap tahap tergantung kategorinya.
Program PKH seperti tahun-tahun sebelumnya berjalan secara triwulanan, sehingga penyaluran dilakukan setiap tiga bulan sekali atau cair empat kali dalam setahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim