Lifestyle / Komunitas
Rabu, 28 Januari 2026 | 13:44 WIB
Nyadran lintas agama di Dusun Krecek dan Gletuk, Desa Getas, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]
Baca 10 detik
  • Nyadran adalah tradisi Jawa di Jateng dan DIY berupa ziarah makam dan doa bersama sebagai persiapan menyambut Ramadan.
  • Berasal dari kata Sanskerta 'sraddha', tradisi ini berakulturasi Islam menjadi doa, tahlil, dan sedekah penghormatan leluhur.
  • Rangkaiannya meliputi besik makam, kirab, doa bersama, puncaknya kembul bujono (makan bersama) mempererat kebersamaan.

Meski begitu, tanggal pastinya bisa berbeda di setiap daerah, tergantung kesepakatan masyarakat setempat.

Hingga kini, nyadran tetap menjadi tradisi penting di wilayah seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Tradisi ini menjadi bukti bahwa warisan budaya leluhur masih hidup dan relevan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan dengan sesama dan menghormati mereka yang telah mendahului.

Load More