Lifestyle / Komunitas
Rabu, 28 Januari 2026 | 16:55 WIB
Ilustrasi serum anti aging. (Google AI Studio)

Suara.com - Pertanyaan soal serum anti aging boleh dipakai mulai umur berapa sering bikin bingung, terutama buat kamu yang masih merasa "kulitku kan belum keriput".

Banyak orang mengira perawatan anti-aging baru dibutuhkan saat tanda penuaan sudah jelas terlihat. Padahal, konsep anti aging bukan sekadar memperbaiki, tapi juga mencegah.

Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat mulai menggunakan serum anti aging? Apakah harus menunggu usia 30 atau 40 tahun?

Serum Anti Aging Boleh Dipakai Mulai Umur Berapa?

Ilustrasi serum anti aging. (Google AI Studio)

Jawabannya bisa berbeda-beda, tergantung kondisi kulit dan gaya hidup. Supaya tidak salah langkah, yuk pahami penjelasannya berikut ini.

Secara ilmiah, proses penuaan kulit sudah dimulai sejak usia 25 tahun. Pada fase ini, produksi kolagen dan elastin mulai menurun secara perlahan. Dua komponen ini sangat penting untuk menjaga kulit tetap kencang, kenyal, dan elastis.

Meski tanda-tandanya belum terlihat jelas, seperti kerutan atau flek hitam, perubahan di lapisan kulit sebenarnya sudah terjadi.

Inilah alasan mengapa banyak dermatolog menyarankan penggunaan serum anti aging sejak usia 25 tahun sebagai langkah pencegahan.

Menunggu sampai kerutan muncul justru membuat perawatannya lebih sulit dan membutuhkan waktu lebih lama.

Jadi, memulai lebih awal bukan berarti berlebihan, melainkan bentuk investasi jangka panjang agar kulit tetap sehat dan awet muda.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Serum Penghilang Bekas Jerawat, Bikin Kulit Cerah Merata

Selain patokan usia, kamu juga bisa mengenali kebutuhan anti-aging dari kondisi kulit. Setiap orang punya kecepatan penuaan yang berbeda, tergantung paparan sinar matahari, pola tidur, stres, hingga kebiasaan merokok.

Beberapa tanda awal kulit mulai membutuhkan serum anti-aging antara lain:

  • Muncul garis halus di area mata atau dahi
  • Kulit terasa lebih kering dan kurang lembap
  • Warna kulit terlihat kusam dan tidak merata
  • Tekstur kulit terasa kasar, pori-pori tampak lebih besar

Jika satu atau beberapa tanda ini mulai muncul, artinya kulitmu butuh perawatan ekstra untuk menjaga elastisitas dan regenerasi sel.

Maka, buat kamu yang baru pertama kali mencoba serum anti aging, sebaiknya tidak langsung menggunakan bahan aktif berkadar tinggi.

Kulit muda yang belum terbiasa bisa mengalami iritasi jika langsung terpapar retinol kuat atau eksfoliator agresif.

Langkah aman untuk pemula adalah memilih serum dengan formula lembut seperti:

  • Hyaluronic acid untuk hidrasi
  • Peptide untuk menjaga elastisitas
  • Retinol dosis rendah atau encapsulated
  • Niacinamide untuk memperkuat skin barrier

Jangan lupa, sunscreen tetap menjadi produk anti-aging paling penting karena paparan sinar UV adalah penyebab utama penuaan dini.

Kapan Perlu Upgrade ke Serum Anti Aging yang Lebih Aktif?

Seiring bertambahnya usia atau saat tanda penuaan mulai terlihat lebih nyata, kamu bisa meningkatkan intensitas perawatan.

Biasanya, penggunaan bahan aktif yang lebih kuat bisa dipertimbangkan di usia akhir 20-an hingga awal 30-an, tergantung respons kulit.

Beberapa kandungan yang bisa mulai dicoba antara lain:

  • Retinol atau retinal dengan kadar lebih tinggi
  • AHA untuk membantu regenerasi kulit
  • Alpha arbutin untuk membantu meratakan warna kulit

Pastikan selalu melakukan patch test dan gunakan secara bertahap agar kulit bisa beradaptasi dengan baik.

Rekomendasi Serum Anti Aging dan Harganya

Berikut beberapa rekomendasi serum anti aging yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan budget:

1. Hanasui Advance Retinol Serum

Hanasui Advance Retinol Serum (shopee.co.id)

Harga: Rp28.000

Serum ini memadukan 3x retinol complex dengan natural peptide untuk membantu regenerasi kulit. Dilengkapi 5x ceramide, produk ini mampu menjaga kelembaban sekaligus meningkatkan elastisitas kulit.

Kandungan advance niacinamide dan AHA-nya cocok untuk kulit kusam yang butuh tampilan lebih cerah dan halus.

2. Age Corrector Serum Peptides & Soya Phytoplacenta

Age Corrector Serum Peptides & Soya Phytoplacenta (shopee.co.id)

Harga: Rp162.000

Serum anti aging ini mengandung natural retinoid yang membantu menyamarkan kerutan dan menjaga elastisitas kulit.

Diperkaya snail mucin extract untuk kelembapan serta beta white yang membantu mencerahkan wajah. Diklaim mampu mengurangi tampilan kerutan dalam 4 minggu pemakaian.

3. Whitelab Retinol Treatment Serum

Whitelab Retinol Treatment Serum (shopee.co.id)

Harga: Rp57.000

Menggunakan retinol encapsulated 1% yang lebih stabil dan minim iritasi. Serum ini juga mengandung ferulic acid dan Hye Glutamic 10000 untuk menjaga kelembaban dan kekencangan kulit.

Cocok untuk kamu yang ingin mengatasi garis halus dan flek tanpa rasa perih berlebihan.

4. TRUEVE Ultimate Youth of Activating Serum

TRUEVE Ultimate Youth of Activating Serum (shopee.co.id)

Harga: Rp210.000

Mengandung 41% galactomyces ferment filtrate yang kaya antioksidan, dipadukan peptide-9 dan 6x ceramide.

Serum ini membantu mengencangkan kulit sekaligus memperkuat skin barrier. Menariknya, produk ini aman digunakan mulai usia 12 tahun, termasuk untuk ibu hamil dan menyusui.

5. Wardah Renew You 1% Retinol Microcapsule Ceramide Cell Renewal Serum

Wardah Renew You 1% Retinol Microcapsule Ceramide Cell Renewal Serum (shopee.co.id)

Harga: Rp172.000

Serum ini mengandung retinol microcapsule yang lebih lembut di kulit. Diperkaya 3% ceramide actosome, matrixyl peptide, dan hyaluronic acid untuk membantu mengurangi garis halus, mengecilkan pori-pori, serta menjaga kulit tetap kenyal dan awet muda.

Demikian itu informasi serum anti aging boleh dipakai mulai umur berapa. Menggunakan serum anti aging bukan soal panik melihat kerutan, melainkan upaya menjaga kualitas kulit sejak dini.

Dengan memilih produk yang tepat dan digunakan secara konsisten, kulit akan tetap sehat, kuat, dan glowing alami dalam jangka panjang.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More