.
Suara.com - Malam Nisfu Syaban sering dimaknai sebagai momen membersihkan diri, lahir dan batin. Tidak sedikit umat Islam yang memulainya dengan mandi keramas sebagai bentuk persiapan ibadah.
Mandi keramas di malam Nisfu Syaban bukan sekadar membersihkan tubuh. Amalan ini juga menjadi simbol kesungguhan hati untuk menyambut malam penuh ampunan dan keberkahan.
Meski bersifat sunah, mandi keramas tetap perlu dilakukan dengan niat dan tata cara yang benar. Dengan begitu, maknanya tidak berhenti pada ritual, tetapi juga menguatkan kesadaran spiritual kamu.
Kapan Mandi Keramas Malam Nisfu Syaban?
Mandi keramas malam Nisfu Syaban dilakukan sebelum masuk waktu Maghrib. Tujuannya agar kamu sudah dalam keadaan suci saat malam Nisfu Syaban dimulai.
Mandi ini bisa dilakukan sejak pagi, siang, hingga sore hari. Waktu yang dianjurkan adalah sebelum Maghrib, sehingga malamnya bisa diisi dengan ibadah seperti shalat sunah, membaca Yasin, dan berdoa dengan lebih khusyuk.
Niat Mandi Wajib Malam Nisfu Syaban
Sebelum mulai mandi, bacalah niat terlebih dahulu di dalam hati. Niat menjadi langkah awal agar mandi keramas bernilai ibadah dan dilakukan dengan penuh kesadaran.
Berikut bacaan niat mandi keramas malam Nisfu Syaban:
“Nawaitul ghusla litathhri nafs f laylati nisfi Sya‘bna lillhi ta‘l.”
Artinya: "Aku berniat mandi untuk mensucikan diriku pada malam Nisfu Syaban karena Allah Ta’ala."
Baca Juga: Nisfu Syaban Baca Yasin 3 Kali Setelah Maghrib untuk Apa? Ini Penjelasannya
Tata Cara Mandi Keramas Malam Nisfu Syaban
Mandi keramas malam Nisfu Syaban dilakukan seperti mandi wajib pada umumnya. Berikut langkah-langkahnya agar dilakukan dengan tertib dan sempurna.
1. Membaca niat sebelum mandi
Niatkan mandi keramas untuk membersihkan diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Lakukan dengan hati yang tenang dan khusyuk.
2. Mencuci kedua tangan
Basuh kedua tangan dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan najis yang menempel. Langkah ini membantu menjaga kebersihan sebelum membasuh bagian tubuh lain.
3. Membersihkan bagian tubuh yang kotor
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis