Suara.com - Dalam waktu dekat, bulan Ramadan akan segera tiba. Bulan penuh berkah yang dinantikan semua umat muslim ini akan tiba di pertengahan bulan Februari 2026 mendatang.
Agar stamina tetap terjaga selama Ramadan, berikut beberapa olahraga yang cocok dilakukan saat puasa tanpa mengganggu ibadah Anda!
Meski mungkin cukup banyak yang memilih untuk tetap tidak terlalu aktif selama waktu puasa, sebenarnya olahraga dapat menjaga badan agar tetap sehat.
Tentu dengan catatan olahraga yang dilakukan tidak berlebih, agar ibadah yang menjadi kewajiban tetap dilaksanakan dengan baik.
Waktu olahraga terbaik sendiri ada pada sebelum berbuka puasa, setelah berbuka puasa, dan setelah sahur.
Sebelum sahur sebenarnya bisa jadi waktu yang tepat, namun hal ini akan cukup sulit dilakukan untuk Anda yang punya aktivitas padat.
Melansir Alodokter dan beragam sumber lain, beberapa olahraga yang cocok dilakukan saat puasa adalah sebagai berikut.
1. Jalan Santai atau Trekking Ringan
Jalan kaki jadi salah satu olahraga paling muda dan murah yang bisa dilakukan. Di waktu yang sama, karena intensitasnya cukup ringan, olahraga ini tidak akan membuat Anda merasa terlalu haus dan mengganggu ibadah puasa.
Anda dapat melakukannya di sekitar rumah, jalan lingkungan tempat Anda tinggal, taman kota, atau jalur trekking yang tidak terlalu menanjak.
Baca Juga: Puasa Nisfu Syaban 2026 Dilakukan Berapa Hari? Ini Jadwal dan Bacaan Niatnya
Bahkan jika Anda berjalan-jalan di area pusat keramaian, Anda bisa mendapatkan bonus jajanan takjil untuk berbuka.
Jalan kaki secara rutin dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah tanpa membuat tubuh terlalu lelah, dan Anda akan merasa segar ketika waktu berbuka tiba.
2. Jogging Ringan
Menjelang berbuka puasa, Anda juga dapat melakukan jogging ringan di sekitar rumah.
Tentu dengan catatan fisik masih cukup prima, dan jogging yang dilakukan tidak akan membuat Anda tergoda untuk membatalkan ibadah puasa.
Gunakan perlengkapan yang sesuai agar jogging Anda terasa lebih ringan. Pastikan juga rute yang dilalui bukan rute terlalu berat atau ramai, sehingga tidak terlalu menguras tenaga yang mungkin tinggal tersisa sedikit sebelum berbuka puasa.
Sangat direkomendasikan untuk menjaga tempo tetap dalam takaran lambat. Tujuannya sederhana, agar tidak membuat tubuh mengalami dehidrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
5 Kebijakan WFH Paling Nyeleneh di Dunia Imbas Perang, Indonesia Tak Ada Apa-apanya
-
Rahasia Memilih Sepatu Lari yang Tepat, Terungkap dari Inovasi SOLAR 2.0 Ortuseight Running
-
7 Daftar Model Kebaya Terbaru, Cocok Dipakai di Hari Kartini 21 April
-
5 Parfum Wanita Lokal yang Disukai Pria, Wangi Tahan Lama dan Menggoda
-
7 Parfum Wanita Wangi Lembut dan Segar Tahan Lama, Tersedia di Indomaret dan Alfamart
-
Royalti Tak Pasti di Era Streaming: Masalah Klasik Musisi yang Disorot KreasiPro
-
5 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Harga Ramah di Kantong
-
5 Shio Paling Beruntung Selama Akhir Pekan 4-5 April 2026, Kamu Termasuk?
-
Moscow Fashion Week 2026: Perpaduan Tradisi, Desainer Muda, dan Tren Sustainable yang Mendunia
-
5 Pilihan Shade Bedak OMG Coverlast Two Way Cake, Tahan Minyak 8 Jam dan Hasil Flawless