Suara.com - Tren membawa sepeda lipat ke dalam transportasi umum kini kian marak.
Adapun muda mudi di Ibu Kota mulai membawa sepeda lipat ke dalam bus dan KRL.
Namun, apakah tindakan tersebut diperbolehkan oleh pihak pengelola?
Apakah Sepeda Lipat Boleh Naik KRL?
Merujuk laman resmi KRL yang dikelola PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), ada aturan membawa sepeda lipat ke dalam gerbong KRL.
Sepeda lipat dianggap sebagai bagasi tangan. Setiap penumpang diperbolehkan membawa maksimal dua bagasi tangan.
Alhasil, sepeda lipat boleh dibawa masuk naik ke dalam gerbong.
Sepeda harus diletakkan sedemikian rupa agar tidak mengganggu atau membahayakan penumpang lain serta tidak merusak fasilitas kereta.
Syarat lain yakni sebagai berikut.
- Jenis: Hanya sepeda lipat tanpa mesin listrik (manual).
- Ukuran Roda: Maksimal 22 inci.
- Berat: Maksimal 20 kg.
- Dimensi: Harus sesuai dengan aturan bagasi tangan, yakni maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm.
Berkaca dari penjelasan demikian, hanya beberapa jenis dan merek sepeda lipat yang boleh diboyong naik bersama sang penumpang.
Baca Juga: 5 Sepatu Sepeda yang Nyaman dan Anti Slip Dipakai Sepedaan Jauh
Berikut rekomendasi sepeda lipat paling portabel dengan rangka kokoh.
Element Troy 10 Speed
Sepeda ini merupakan salah satu favorit para komuter karena ukurannya yang sangat mungil (ban 16 inci) namun memiliki spesifikasi tinggi.
Ukuran lipatannya yang ringkas membuatnya sangat mudah ditempatkan di sela-sela bangku KRL atau di area bagasi atas tanpa memakan banyak ruang.
Spesifikasi dan harga
- Bahan Rangka: Chromoly (Kokoh & Nyaman)
- Ukuran Ban: 16 Inci
- Sistem Gigi: Sensah 10 Speed
- Sistem Rem: Hydraulic Disc Brake
- Harga Estimasi: Rp3.800.000 – Rp4.200.000
Pacific Noris 2.2
Pacific Noris 2.2 menyasar segmen pengguna yang menginginkan keseimbangan antara performa kecepatan dan kemudahan lipat.
Menggunakan material alloy 6061, rangka sepeda ini sangat ringan untuk dijinjing saat menaiki tangga stasiun namun tetap memiliki struktur yang solid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional