Lifestyle / Female
Minggu, 08 Februari 2026 | 09:11 WIB
Atta Halilintar [Instagram/@attahalilintar]

Salah satu unggahan yang menjadi sorotan adalah repost dari seorang suporter yang menyebut Atta sebagai "pahlawan di balik perjalanan futsal Indonesia".

Menanggapi pujian itu, Atta langsung merespons dengan sikap yang menyejukkan.

"Ini semua berkat kerja sama semua pihak di futsal Indonesia yang luar biasa," tulis Atta Halilintar.

Pernyataan ini mencerminkan sikap kepemimpinan Atta yang menempatkan prestasi sebagai hasil kolaborasi, bukan panggung individu.

Sejarah Baru Timnas Futsal Indonesia

Timnas Futsal Indonesia [Instagram/@attahalilintar]

Indonesia memastikan tiket final Piala Asia Futsal 2026 setelah menyingkirkan raksasa Asia, Jepang, dengan skor 5-3 pada laga semifinal yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Pertandingan berlangsung dramatis sejak menit awal.

Gol Indonesia dicetak oleh Samuel Eko, disusul gol bunuh diri pemain Jepang, Takehiro Motoishi. Jepang sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat Motoishi dan Kazuya Shimizu pada menit ke-31 dan ke-35. Indonesia kembali unggul 3-2 di menit ke-38, sebelum Jepang memaksa skor imbang 3-3 lewat penalti.

Di masa tambahan waktu, mental juara Garuda benar-benar diuji. Dua gol penentu dari Reza Gunawan dan Dewa Rizki memastikan kemenangan 5-3 sekaligus mengantar Indonesia ke final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Asia Futsal.

Kabar terbaru, Timnas Futsal Indonesia berhasil mengamankan posisi Juara Dua Piala Asia Futsal 2026 usai kalah dramatis dari Iran lewat adu penalti 4-5 usai bermain imbang 5-5 di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2/2026) malam. Meski kalah, Atta tetap menyatakan rasa bangganya.

"BANGGA! Kalah dengan hormat di Final. Terima kasih telah menjadi pahlawan bangsa di turnamen AFC kali ini. Kalian membuka mata dunia, bahwa level perjuangan futsal Indonesia hari ini sudah berbeda," tulis Atta.

Baca Juga: Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026

"Final yang luar biasa. Hanya kalah lewat adu penalti. sejarah tercipta untuk Merah Putih. Ini bukan akhir. Ini adalah awal dari mimpi yang jauh lebih besar. Indonesia bangga pada kalian," pungkasnya.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Load More