ٱلْحَمْدُ للهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ، يَا رَبُّنَا لَكَ ٱلْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ، سُبْحَانَكَ لَا تَحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَىٰ نَفْسِكَ، فَلَكَ ٱلْحَمْدُ قَبْلَ ٱلرِّضَا وَلَكَ ٱلْحَمْدُ بَعْدَ ٱلرِّضَا وَلَكَ ٱلْحَمْدُ إِذَا رَضِيْتَ عَمَّا دَائِمًا أَبَدًا. ٱللَّهُمَّ ٱرْحَمْهُ بِٱلْقُرْآنِ ٱلْعَظِيمِ رَحْمَةً وَاسِعَةً، وَاغْفِرْ لَهُ مَغْفِرَةً جَامِعَةً يَا مَالِكَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ. ٱللَّهُمَّ ٱغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا يَا رَبُّ الْعَالَمِينَ وَاجْعَل. ٱللَّهُمَّ ثَوَابًا مِثْلَ ثَوَابِ ذَٰلِكَ فِي صُحُفِنَا وَفِي صُحُفِ وَالِدَيْنَا وَمَشَائِخِنَا وَالسَّادَاتِ ٱلْحَاضِرِينَ وَوَالِدِيهِمْ وَمَشَائِخِهِمْ خَاصَّةً وَإِلَىٰ أَمْوَاتِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّ.
Alhamdu lillahi Rabbil-'Alamin. Hamdan yuwafi ni'amahu wa yukafi mazidahu. Ya Rabbana, laka al-hamdu kama yanbaghi lijalliwajhika wa 'azheemsultanik. Subhanaka la tuhsi thanaa'an 'alayka anta kama athnayta 'ala nafsik, falakal-hamdu qablar-rida wa lakal-hamdu ba'dar-rida, wa lakal-hamdu idza radyta 'amma da'iman abadan. Allahumma rhamhu bial-Qur'anil-'Azheem, rahmatan wasi'atan, waghfir lahu maghfiratan jamilatan. Ya Malikad-dunya wal-akhirah, Ya Rabbal-'Alamin. Allahumma ghfir laha wa rhamha wa 'afihawaghfir 'anha, Ya Rabbal-'Alamin. Waj'al thawabana mithla thawabi dhalikafi sahifatina, wa fi sahifati walidayna, wamashaikina wal-sadaatil-haadireen, wawalidayhim wamashaikhihim khassatan, wa ila amwatil-muslimina 'amma.
Arti doa ziarah kubur:
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah, Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan segala nikmat-Nya dan mencukupi untuk melimpahkan seluruh kebaikan-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sebagaimana keagungan zat-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu. Maha Suci Engkau, pujian kepada-Mu tak terhingga, sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri. Bagi-Mu segala puji sebelum dan sesudah keridaan-Mu, dan bagi-Mu pula segala puji sepanjang masa.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat melalui Al-Qur’an yang mulia, rahmat yang luas, serta ampunan yang terbaik. Wahai Penguasa dunia dan akhirat, Tuhan seluruh alam, ampunilah dia, rahmatilah, dan anugerahkan keselamatan. Hapuskan dosa-dosanya dan terimalah amal kebaikannya. Jadikanlah pahala yang kami peroleh tercatat pula bagi orang tua kami, para guru kami, para pemimpin yang hadir, juga orang tua dan guru mereka, serta bagi seluruh kaum muslimin secara keseluruhan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota