Suara.com - Sosok Mohan Hazian kini diterpa panasnya api kontroversi usai terseret perkara pelecehan seksual yang dituduhkan oleh salah satu talent yang bekerja sama dengan dirinya.
Adapun karier dan rekam jejak Mohan Hazian yang telah ia bangun sekian lama kini berada di ujung tanduk lantaran tudingan serius tersebut.
Bos besar distro lokal ini bahkan turut menerima amarah dari sosok tokoh besar fesyen lokal, Dokter Tirta yang memberikan kecaman.
Lantas, sebesar apa pengaruh Mohan Hazian di kancah bisnis busana Tanah Air?
Bagaimana awal mula ia bisa kena semprot komunitasnya sendiri karena terlibat kasus dugaan pelecehan seksual?
Pembesar dunia distro Tanah Air
Mohan Hazian adalah sosok yang tidak bisa dilepaskan dari peta perkembangan streetwear di Indonesia.
Ia dikenal sebagai pendiri Thanksinsomnia dan perjalanan bisnisnya mencerminkan dinamika industri kreatif lokal yang tumbuh dari komunitas hingga menjadi pemain besar di pasar ritel.
Pemuda asal Lampung ini memulai perjalanannya di dunia fesyen bukan dari ruang kelas desain yang mewah.
Ia mendirikan Thanksinsomnia pada tahun 2011. Nama tersebut terinspirasi dari kebiasaannya begadang.
Baca Juga: 3 Brand Ini Putus Kerja Sama dengan Mohan Hazian Akibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
Adapun pada awal-awal pendirian bisnisnya, Mohan punya modal terbatas dan fokus pada produk yang sangat dekat dengan kultur anak muda, seperti kaos grafis dan aksesoris.
Ia memanfaatkan platform digital yang saat itu baru mulai meledak untuk memasarkan produknya secara mandiri.
Kekuatan utama Mohan terletak pada kemampuannya membangun narasi. Ia berhasil mengubah Thanksinsomnia dari sekadar merek pakaian menjadi sebuah identitas gaya hidup.
Beberapa poin krusial dalam pertumbuhan bisnisnya meliputi berbagai strategi, seperti kolaborasi dengan berbagai brand dan tokoh fesyen besar.
Mohan sangat aktif melakukan kolaborasi lintas industri, mulai dari bekerja sama dengan sesama brand lokal, seniman, hingga perusahaan besar seperti produsen minuman atau otomotif.
Ketika tren berganti dari desain grafis yang ramai ke gaya yang lebih minimalis atau vintage, Mohan mampu menyesuaikan lini produknya tanpa kehilangan ciri khas rebel khas anak muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove