Suara.com - Datangnya bulan Ramadhan selalu disertai dengan berbagai hal yang ‘melekat’ padanya. Selain berpuasa, ada pula produk yang selalu muncul dan menjadi top of mind, seperti misalnya susu kurma. Nah, untuk mendapatkan produk yang ideal, berikut rekomendasi susu kurma untuk sahur dengan kualitas yang baik dan kaya manfaat.
Susu kurma sendiri adalah sebuah produk yang dihasilkan dari kombinasi susu segar dengan kurma yang dilarutkan, sehingga dapat memberikan energi serta manfaat kesehatan. Minuman ini semakin populer, bahkan beberapa brand membuat susu kurma dalam kemasan yang bisa dinikmati secara langsung.
Tapi Kenapa Susu Kurma untuk Sahur?
Susu kurma memang memiliki rasa yang nikmat. Selain itu, banyak yang menjadikan susu kurma sebagi solusi untuk mereka yang merasa tidak memiliki banyak waktu menyiapkan menu makanan lengkap, tapi tetap perlu nutrisi yang cukup untuk berpuasa sepanjang hari.
Secara alami, kurma memiliki kandungan glukosa dan fruktosa. Keduanya dapat memberikan energi secara instan. Ketika dipadukan dengan susu yang mengandung protein dan lemak, sensasi kenyang yang terasa dapat bertahan lama di perut dan memberikan tenaga selama seharian penuh.
Di sisi lain, kurma pada dasarnya mengandung banyak serat. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya masalah di saluran pencernaan, sebab pola makan yang secara drastis mengalami perubahan.
Kombinasi nutrisi yang ada pada keduanya menghasilkan cadangan energi yang dapat dilepaskan secara perlahan. Rasa kenyang tidak akan lekas menghilang, dan tenaga akan dirasakan hingga waktu berbuka tiba.
Rekomendasi Produk yang Dapat Digunakan
Untuk mengkonsumsi susu kurma sebenarnya Anda bisa secara praktis membeli produk dalam kemasan. Misalnya saja seperti produk Tujuh Kurma Susu Steril atau MilkLife UHT Kurma, yang merupakan produk praktis dengan bahan berkualitas.
Baca Juga: Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
Produk ini dapat ditemukan di departement store atau toko online yang biasa Anda gunakan dengan harga yang terjangkau. Meski demikian, tidak ada salahnya juga membuat susu kurma untuk sahur secara mendiri, dengan menggunakan buah kurma dan susu UHT.
Anda bahkan dapat menambahkan madu atau cincau yang sudah diblender, sehingga rasa dan teksturnya lebih lezat saat diminum.
Cara Membuat Susu Kurma untuk Sahur
Untuk membuat susu kurma, jika Anda ingin mencobanya sendiri, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya dengan resep sebagai berikut.
Siapkan bahan bakunya, seperti 7 buah susu kurma, kemudian 2 kaleng susu beruang, dan air panas secukupnya. Kemudian ikuti langkah sederhana berikut ini:
- Siapkan semua bahan dan letakkan di gelas. Pastikan kurma sudah dihilangkan bijinya.
- Tuang air panas hingga kurma terendam, dan biarkan hingga dingin.
- Letakkan di dalam kulkas antara 8 hingga 12 jam.
- Saat sahur, blender kurma yang sudah direndam semalaman.
- Campurkan dengan susu beruang yang sudah disiapkan.
- Tuang ke dalam gelas, minum setelah makan sahur agar perut tidak terasa begah.
Jika memang tidak bisa mendapatkan akses pada buah kurma yang berkualitas, sebenarnya Anda bisa menggunakan beberapa produk sari kurma sebagai alternatif. Namun ingat, alternatif ini hanya digunakan jika tidak mendapatkan kurma yang masih dalam bentuk buah. Beberapa produknya antara lain:
- Sari Kurma TJ
- Sari Kurma Sahara
- Al Hayat Sari Kurma + Madu Sidr
- Amiralab Queen Secret Ratu Kurma
- Sari Kurma Angkak Habbasyifa
- Sari Kurma Amira
- Sari Kurma Al-Jazira
Dan masih banyak produk lainnya.
Itu tadi beberapa rekomendasi susu kurma untuk sahur, cara membuat, dan alternatifnya. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
-
Perjalanan Spiritual Rekan Cristiano Ronaldo Menjadi Mualaf di Bulan Ramadan 2026
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
-
Jadwal Imsakiyah dan Subuh Kota Yogyakarta Hari Ini Minggu 22 Februari 2026
-
Stoikisme di Bulan Puasa: Mengatur Hasrat, Menjaga Akal Sehat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik