- Batas akhir makan sahur secara syariat adalah terbitnya fajar shodiq, yang ditandai azan Subuh berkumandang.
- Waktu imsak adalah jeda waktu 10 menit sebelum Subuh sebagai sikap kehati-hatian agar tidak terburu-buru.
- Menelan makanan saat azan Subuh tiba berpotensi membatalkan puasa, sebab itu waktu imsak disarankan untuk berhenti makan.
Pasang Alarm Dua Tahap: Pasang alarm pertama 45 menit sebelum subuh untuk mulai memasak atau memanaskan makanan, dan alarm kedua tepat di waktu imsak sebagai tanda Anda harus segera berhenti makan berat.
Prioritaskan Cairan di Menit Terakhir: Jika Anda bangun terlambat dan waktu sudah menunjukkan imsak, fokuslah pada minum air putih daripada makan besar. Hidrasi lebih penting untuk menunjang stamina Anda seharian.
Siapkan Menu Sederhana: Jika Anda sering kesulitan bangun pagi, siapkan menu sahur yang praktis atau sudah dimasak pada malam sebelumnya.
Pantau Jadwal Shalat: Gunakan aplikasi atau jadwal sesuai lokasi Anda untuk mengetahui detik tepat masuknya waktu Subuh.
Kesimpulannya, batas waktu untuk sahur adalah saat fajar sodiq terbit atau saat azan subuh berkumandang.
Namun, mengikuti waktu imsak yang ditetapkan para ulama adalah langkah terbaik untuk menjamin puasa Anda aman dari keraguan.
Jadikan waktu imsak sebagai momen transisi dari aktivitas makan ke aktivitas ibadah, seperti berwudu atau membaca Al-Qur'an sambil menunggu Subuh. Selamat menjalankan ibadah puasa!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak