- Umat Islam diperbolehkan makan sahur terlebih dahulu meskipun masih dalam keadaan junub.
- Kesucian dari hadas besar bukan merupakan syarat sah puasa, namun merupakan syarat sah untuk menunaikan salat wajib Subuh.
- Disunnahkan bagi yang junub untuk berwudu sebelum makan sahur.
Jadi, jika Anda dihadapkan pada pilihan antara makan sahur yang waktunya terbatas atau mandi wajib yang bisa dilakukan setelah sahur, maka pilihlah sahur terlebih dahulu untuk mengejar keberkahan waktu sahur.
Adab Sahur saat Junub: Disunnahkan Berwudhu
Meski diperbolehkan makan sahur dalam keadaan junub, Islam tetap mengajarkan adab dan kesopanan dalam bersikap.
NU Online Lampung menyebutkan bahwa sangat dianjurkan (sunnah) bagi seseorang yang dalam keadaan junub untuk mencuci kemaluan dan berwudhu terlebih dahulu sebelum menyentuh makanan sahur.
Wudhu ini berfungsi untuk meringankan keadaan hadas besar (takhfif al-janabah) sehingga seseorang tidak benar-benar dalam kondisi "kotor" saat menikmati rezeki dari Allah SWT.
Urutan yang Disarankan Jika Waktu Terbatas
Jika Anda terbangun 15-20 menit sebelum adzan Subuh, berikut adalah urutan langkah terbaik yang bisa Anda lakukan:
- Niat: Tetapkan niat puasa di dalam hati.
- Bersuci Ringan: Cuci tangan dan bagian kemaluan, lalu lakukan wudhu seperti biasa.
- Sahur: Makan dan minum secukupnya untuk bekal puasa.
- Menunggu Subuh: Berhenti makan saat waktu Imsak/Subuh tiba.
- Mandi Wajib: Segera lakukan mandi junub (mandi wajib) dengan benar.
- Shalat Subuh: Menunaikan shalat Subuh dalam keadaan suci.
Jadi, mandi junub dulu atau sahur dulu? Keputusannya bergantung pada sisa waktu yang Anda miliki. Jika waktu mepet, dahulukan sahur.
Keadaan junub tidak menghalangi keabsahan puasa seseorang, asalkan ia tetap melaksanakan mandi wajib sebelum waktu salat Subuh berakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik