Salah satu penyebab bibir gelap adalah kurangnya perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV). Paparan sinar matahari secara terus-menerus tanpa perlindungan dapat memicu hiperpigmentasi pada bibir. Karena itu, menjadi sulit untuk menemukan warna lipstik yang cocok.
Karenanya supaya bibir tetap sehat, penting bagi kita untuk memilih lipstik atau lip balm yang mengandung SPF untuk membantu melindungi bibir dari dampak buruk sinar matahari.
Selain faktor UV, sisa lipstik yang tidak dibersihkan secara menyeluruh juga dapat menyebabkan perubahan warna.
Residu produk yang menempel dalam jangka waktu lama bisa menumpuk dan mempengaruhi kondisi alami bibir.
Oleh sebab itu, biasakan membersihkan bibir dengan makeup remover khusus sebelum tidur. Jika bibir mulai menghitam setelah penggunaan produk tertentu, sebaiknya hentikan pemakaian dan perhatikan apakah warna bibir kembali normal setelah beberapa waktu.
3. Muncul Reaksi Alergi
Meskipun tidak semua orang mengalaminya, reaksi alergi terhadap lipstik tetap mungkin terjadi. Setiap produk pewarna bibir mengandung berbagai bahan kimia, pewarna, pewangi, maupun pengawet yang bisa memicu sensitivitas pada sebagian orang.
Ciri-ciri alergi biasanya berupa rasa gatal, perih, muncul ruam kemerahan di sekitar bibir, hingga pembengkakan. Dalam beberapa kasus, kulit di sekitar bibir juga bisa terasa panas atau seperti terbakar.
Jika kamu mengalami gejala tersebut setelah menggunakan lipstik tertentu, segera hentikan pemakaiannya. Jangan memaksakan penggunaan dengan harapan reaksi akan hilang sendiri. Membersihkan bibir dan mengompresnya dengan air dingin dapat membantu meredakan gejala ringan.
Baca Juga: Lipstik Warna Pink untuk Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasi Shade yang Cocok
Namun, jika pembengkakan atau rasa perih tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Ke depan, pilih produk dengan label hypoallergenic atau yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif.
4. Bibir Terasa Panas dan Mengelupas Berlebihan
Ciri lain yang sering diabaikan adalah munculnya sensasi panas atau kesemutan yang tidak wajar setelah memakai lipstik. Memang, beberapa produk seperti lip plumper memberikan efek sedikit tingling.
Namun, jika sensasinya terasa menyakitkan atau berlangsung lama, itu bisa menjadi tanda ketidakcocokan.
Selain itu, bibir yang tiba-tiba mengelupas secara berlebihan juga patut dicurigai. Pengelupasan ringan memang normal, tetapi jika kulit bibir terkelupas hingga terasa tipis dan perih, kemungkinan ada kandungan dalam lipstik yang terlalu keras bagi bibirmu.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam
-
Bedak Apa yang Tahan 12 Jam? Cek 5 Rekomendasi Anti Luntur Berjam-jam
-
5 Sepatu Lari Murah Mulai Rp100 Ribuan yang Empuk dan Cocok untuk Pemula
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Pengeringnya Bagus
-
5 Sepatu Adidas Samba Termurah Harga Berapa? Ini Tipenya
-
Apakah Skin Tint dan Tinted Sunscreen Sama? Cek 5 Rekomendasi yang Bagus