- Tren berbagi hampers Ramadan kini bergeser menuju makna sosial, bukan hanya kemewahan tampilan bingkisan.
- Tips memilih bingkisan meliputi daya simpan lama, personalisasi, dan memilih produk yang mendukung program sosial.
- Kolaborasi The Harvest dan Zahin Community menciptakan paket sedekah berisi produk bakery dan donasi anak yatim.
Suara.com - Bulan Ramadan selalu membawa atmosfer yang berbeda. Di sela-sela kesibukan beribadah, ada satu tradisi yang tak pernah absen menghangatkan suasana: berburu hantaran atau hampers. Tahun ini, tren berbagi tak lagi sekadar soal gengsi atau kemewahan kemasan, melainkan tentang bagaimana sebuah bingkisan bisa menjadi jembatan kebahagiaan bagi mereka yang jarang merasakannya.
Memilih hampers untuk kerabat atau kolega memang gampang-gampang susah. Namun, sebelum Anda mulai memburu kotak-kotak cantik di pusat perbelanjaan, ada baiknya menyimak beberapa tips agar momen berbagi Anda terasa lebih mindful dan berkesan.
Tips Memilih Hampers yang Berkesan
- Pilih yang Berdaya Simpan Lama: Pilihlah kudapan seperti kukis atau roti kering yang kualitasnya terjaga hingga hari raya tiba.
- Personalisasi Isi: Sesuaikan jenis hantaran dengan selera penerima. Jika mereka pecinta kopi, selipkan camilan yang cocok sebagai pendamping.
- Nilai di Balik Kemasan: Pertimbangkan untuk memilih produk yang memiliki program sosial. Dengan begitu, setiap rupiah yang Anda keluarkan tidak hanya membeli barang, tetapi juga menyumbang untuk kebaikan.
Sejalan dengan tren tersebut, sejumlah brand mulai menghadirkan hampers yang tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga nilai sosial. Salah satunya terlihat dari kolaborasi The Harvest bersama Zahin Community melalui kampanye “Let Eid Be The Light” yang menghadirkan paket sedekah berisi produk bakery dan donasi untuk anak yatim piatu.
Menariknya, seluruh hasil penjualan paket ini akan langsung disalurkan kepada yayasan yatim piatu melalui jaringan Zahin Community yang transparan dan terverifikasi.
Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa berburu hampers kini tak lagi sekadar tradisi gifting, tetapi juga bisa menjadi cara sederhana untuk berbagi cahaya dan kebahagiaan di momen Ramadan dan Idulfitri.
Pada akhirnya, hampers bukan hanya soal isi kotak, tetapi tentang niat di baliknya. Bingkisan yang dipilih dengan perhatian dan empati akan selalu terasa lebih spesial, apalagi jika dikaitkan dengan semangat berbagi di bulan Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor