Suara.com - Nama Jefri Nichol dan Zahwa Massaid ramai diperbincangkan akhir akhir ini setelah keduanya beberapa kali kepergok terlihat bersama. Hal ini terungkap usai salah satu netizen mengaku bertemu keduanya di salah satu pusat perbelanjaan di Tangerang dan terlihat asyik berdua.
Tak hanya itu, Jefri juga sempat mengunggah foto mesranya dengan Zahwa dan kepergok menggunakan foto Zahwa sebagai wallpaper HP nya di salah satu kesempatannya saat live.
Meski belum ada pernyataan resmi, kabar kedekatan mereka langsung menyedot perhatian warganet. Tak hanya soal hubungan asmara, latar belakang keduanya pun ikut dikulik, termasuk riwayat pendidikan mereka yang ternyata cukup berbeda.
Lalu, seperti apa perbedaan layar belakang pendidikan keduanya? Simak inilah selengkapnya.
Pendidikan Jefri Nichol
Sebagai salah satu aktor muda paling produktif di generasinya, Jefri Nichol telah membintangi berbagai film dan serial dengan genre yang beragam. Ia dikenal berani mengambil peran yang menantang, mulai dari remaja romantis, karakter penuh konflik, hingga sosok gelap yang kompleks.
Berikut deretan film yang memperkuat namanya di industri perfilman Indonesia.
- Dear Nathan (2017)
- One Fine Day (2017)
- Something in Between (2018)
- Hit & Run (2019)
- Jakarta vs Everybody (2020)
- Sri Asih (2022)
Nichol diketahui merupakan lulusan SMP Negeri 259 yang berlokasi di kawasan Taman Mini, Jakarta.
Setelah lulus SMP, ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMK Tunas Jakasampurna dengan mengambil jurusan ilmu teknologi. Pilihan jurusan ini menunjukkan bahwa Nichol sempat memiliki ketertarikan di bidang teknis sebelum karier aktingnya melejit.
Baca Juga: Silsilah Keluarga Zahwa Massaid, Kini Pacaran dengan Jefri Nichol?
Sayangnya jadwal syuting film, serial, hingga berbagai kegiatan promosi membuatnya kesulitan mengikuti sistem sekolah formal dengan jadwal tetap. Karena itu, Nichol akhirnya memutuskan untuk menempuh pendidikan melalui metode homeschooling atau sekolah rumah.
Keputusan tersebut diambil agar ia tetap bisa menyelesaikan pendidikan tanpa harus mengorbankan karier yang sedang berkembang pesat.
Di dalam podcastnya bersama Praz Teguh, Nichol mengaku homeschooling memberinya fleksibilitas dalam mengatur waktu belajar sesuai dengan jadwal syuting. Ia pun mengaku belum mau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pendidikan Zahwa Massaid
Berbeda dengan Nichol, Zahwa Massaid menempuh pendidikan secara formal sejak kecil. Zahwa diketahui bersekolah di HighScope TB Simatupang, Jakarta, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.
HighScope dikenal sebagai sekolah dengan kurikulum internasional yang menekankan pengembangan karakter dan kreativitas siswa.
Setelah lulus SMA, Zahwa melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan mengambil program D3 Fashion di Fashion Institute of Technology (FIT), New York. Kampus ini merupakan salah satu institusi ternama di bidang fashion dan desain di dunia.
Tak berhenti di jenjang diploma, Zahwa kemudian melanjutkan hingga meraih gelar Bachelor of Arts dari FIT.
Pendidikan di institusi bergengsi tersebut menunjukkan keseriusannya dalam mendalami dunia fashion secara profesional. Lingkungan internasional yang kompetitif tentu memberikan pengalaman akademik dan jaringan global yang luas.
Ia bahkan sempat berkarir di New York sebelum kembali ke Indonesia jelang acara pernikahan sang adik, Aaliyah Massaid pada tahun 2024 lalu.
Zahwa pun kini kembali menetap di Indonesia dan sempat mengungkap masih ada keinginan untuk kembali berkarir di New York.
Namun, ia juga mengaku ingin membangun clothing linenya sendiri setelah mendapat pengalaman dari perusahaan ternama Bergdorf Goodman saat ia masih menjalani pekerjaan sebagai Assistant Stylist for Menswear.
Kedekatannya dengan Nichol pun menjadi buah bibir saat ini. Banyaknya pro dan kontra soal hubungan keduanya tak membuat keduanya lantas membuat klarifikasi soal isu hubungan mereka.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK