Suara.com - Ramadan tahun ini akan terasa berbeda dengan hadirnya Illustrated Ramadan Jakarta (IRJ) 2026, sebuah fair selama sepuluh hari yang memadukan ilustrasi kontemporer, gifting pilihan, serta momen refleksi dalam suasana yang hangat dan tertata. Acara ini akan dibuka untuk umum pada 6-15 Maret 2026 di SPAC8, ASHTA District 8, SCBD, Jakarta.
IRJ diprakarsai oleh tim di balik Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF), platform seni ilustrasi yang dalam tiga edisi terakhir telah menghadirkan ratusan ilustrator regional dan membangun ekosistem kreatif yang kuat di Indonesia dan Asia Tenggara. Pengalaman kuratorial inilah yang menjadi fondasi IRJ dalam menghadirkan Ramadan melalui pendekatan desain yang kontemporer dan relevan.
Alih-alih menjadi bazaar yang riuh, IRJ dirancang sebagai ruang yang terkurasi, menghadirkan suasana Quiet Light yang hangat dan penuh makna. Di tengah ritme Jakarta yang melambat selama bulan suci, IRJ menghadirkan pengalaman yang reflektif melalui pendekatan desain kontemporer. IRJ hadir sebagai A Quiet Celebration of Ramadan, menekankan kedalaman makna, dan kesempatan untuk berhenti sejenak dan menikmati momen.
IRJ memperkenalkan bahasa visual baru untuk Ramadan yakni kontemplatif, ekspresif, dan relevan dengan generasi urban masa kini. Sebagai ruang where faith meets design, platform ini menjadikan ilustrasi sebagai medium untuk menerjemahkan nilai-nilai spiritual seperti kesabaran, pembaruan, kemurahan hati, dan cahaya ke dalam bentuk yang modern, kontekstual, dan mudah diakses.
Yoga Pratama, inisiator Illustrated Ramadan Jakarta, mengatakan, IRJ bukan sekadar event musiman, melainkan sebuah gestur kultural yang berada di persimpangan antara faith dan design.
“Ramadan adalah musim yang sangat bermakna bagi banyak orang, tetapi secara visual sering kali terasa repetitif. IRJ ingin menawarkan perspektif yang lebih segar dan relevan, tidak menghilangkan esensinya, tetapi dengan menerjemahkannya melalui desain kontemporer. Kami ingin menciptakan ruang yang memungkinkan orang menikmati Ramadan yang mindful, sekaligus memberi panggung bagi ilustrator untuk menerjemahkan nilai-nilai spiritual dalam bahasa visual,” lanjut Yoga.
Selama sepuluh hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati beberapa rangkaian utama, antara lain:
- Light Upon Light, pameran ilustrasi bertema spiritual yang dikurasi.
- The Gifting Market, marketplace pilihan yang menghadirkan art prints, wearable items, trinkets, hingga koleksi edisi terbatas untuk kebutuhan Ramadan.
- The Conversations, sesi diskusi dan workshop bersama ilustrator, desainer, serta praktisi budaya.
- Iftar Communal, momen buka puasa bersama dalam suasana yang hangat dan tertata.
Dengan menghadirkan puluhan ilustrator dari berbagai latar belakang, IRJ bersama Simpati Telkomsel dan Kahf, mengajak publik untuk melihat Ramadan melalui perspektif visual segar, tanpa meninggalkan esensi; dalam pendekatan yang kontemporer dan terkurasi.***
Baca Juga: Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
Berita Terkait
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang
-
Berbuka Bercanda, dan Suara Kebaikan Dalam #DariSuaraTurunKeHati
-
Sambut Ramadan, Yuk Tularkan Segala Kebaikannya di Communitimes #DariSuaraTurunKeHati
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus