Suara.com - Bulan Ramadan sudah memasuki minggu ketiga, dan tidak terasa dalam waktu ke depan nuansa Idul Fitri akan semakin kental. Namun demikian, pertanyaan klasik batas sahur itu imsak atau subuh masih banyak dilontarkan di beberapa unggahan media sosial.
Sebenarnya, mana yang benar untuk batas sahur? Imsak atau justru subuh?
Berbagai acuan dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan ini, seperti salah satunya adalah artikel yang ada di situs resmi BAZNAZ. Pada artikel yang berjudul ‘Ketentuan Imsak dan Subuh: Mana yang Jadi Batas Akhir Sahur’ yang diunggah pada awal Maret 2026 lalu, dijelaskan secara detail mana yang menjadi batasnya.
Mengacu pada penjelasan di artikel tersebut, berikut poin penting yang dapat dicermati.
Imsak dalam Tradisi Ibadah Puasa Masyarakat Indonesia
Dalam ibadah puasa di Indonesia, imsak menjadi sebuah istilah yang sangat akrab di telinga masyarakat. Biasanya waktu imsak tercantum dalam jadwal imsakiyah yang dirilis di setiap daerah atau dibagikan oleh masjid dan lembaga terkait.
Jika dicermati dari akar bahasanya, imsak berasal dari bahasa Arab. Arti harfiahnya adalah menahan atau berhenti. Maka dalam konteks ibadah puasa, imsak dipahami sebagai waktu untuk mulai menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu lain, sebelum masuknya waktu subuh.
Mengacu pada penjelasan di artikel tersebut, imsak sebenarnya bukan waktu yang menentukan dimulainya puasa. Tinjauan fikih menunjukkan ketentuan imsak dan subuh dalam Islam menegaskan bahwa ibadah puasa dimulai ketika fajar telah terbit, yakni saat waktu subuh telah tiba.
Imsak sebagai Pengingat
Baca Juga: Apa Keistimewaan Meninggal di Bulan Ramadan? Ini 6 Pahalanya
Imsak kemudian dipandang sebagai pengingat atau kehati-hatian agar seorang muslim dapat menyelesaikan sahurnya sebelum waktu subuh tiba. Imsak idealnya dibuat 10 menit sebelum azan subuh dikumandangkan, untuk memberikan jeda agar bersiap memulai puasa.
Jadi jika dicermati berdasarkan ketentuan, imsak bukanlah batas akhir yang mengharamkan makan dan minum. Imsak diberikan sebagai tanda peringatan agar umat Islam berhenti makan dan minum sebelum waktu subuh benar-benar datang, dan menjadi tanda dimulainya ibadah puasa.
Waktu Subuh, Ibadah Puasa Dimulai
Batas dimulainya puasa ditandari dengan terbitnya fajar. Hal ini tercantum jelas pada surat Al-Baqarah ayat 187, yang berbunyi, dan makan serta minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yakitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai datang malam.
Ayat ini dijadikan dasar utama dalam memahami ketentuan imsak dan subuh yang menjadi pertanyaan banyak orang. Kiasan benang putih berarti cahaya fajar yang menandakan masuknya waktu subuh.
Saat fajar telah terbit, maka saat itu puasa dimulai. Seluruh umat Islam wajib menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang dapat membatalkan ibadah puasa yang dijalankannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Bus Alisman Kecelakaan di Padang, 8 Orang Terluka
-
BKSAP Tutup Kaukus AIPA, Tekankan Implementasi Resolusi untuk Masyarakat ASEAN
-
Pendapatan Anjlok, Laba Bersih Adhi Karya Tiba-tiba Melesat 12,6%
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa
-
Final Piala Dunia 2026 Mengingatkan Saya pada Pesan Ayah soal Judi Bola
-
Kilang Plaju Mulai Salurkan Biosolar B50, Pasokan Energi Sumatera Bagian Selatan Masuk Babak Baru
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Installer AC Indonesia Punya Kesempatan Tampil di ASEAN, MCFIT 2026 Resmi Bergulir
-
Dakwaan Batal, Dokter Tifa Ngaku Sudah Siapkan 709 Dokumen Jika Eksepsinya Ditolak Hakim
-
Tragedi KM Nurul Salsa, Gubernur Sulsel Usulkan Kapal Cepat Siaga di Selayar