Suara.com - Setiap kali Hari Raya Idulfitri tiba, umat Islam di berbagai negara memiliki tradisi saling mengucapkan doa dan ucapan selamat. Salah satu kalimat yang paling sering terdengar adalah “Taqaballahu minna wa minkum.” Kalimat ini biasanya diucapkan saat bersilaturahmi dengan keluarga, tetangga, atau teman setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Meski cukup populer, masih banyak orang yang belum memahami arti sebenarnya dari kalimat tersebut. Tidak sedikit pula yang bertanya kapan waktu yang tepat untuk mengucapkannya dan bagaimana cara menjawabnya..
Arti Taqaballahu Minna wa Minkum
Secara bahasa, kalimat “Taqaballahu minna wa minkum” berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti “Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian.”
Kalimat ini merupakan doa yang berisi harapan agar Allah SWT menerima semua amal ibadah yang telah dilakukan, terutama selama bulan Ramadan. Amal ibadah tersebut bisa berupa puasa, salat tarawih, membaca Al-Qur’an, sedekah, hingga berbagai bentuk kebaikan lainnya.
Ucapan ini menjadi sangat relevan disampaikan saat Idulfitri karena hari raya menandai berakhirnya bulan Ramadan, bulan yang penuh dengan ibadah dan amal saleh. Dengan mengucapkan doa ini, umat Islam saling mendoakan agar segala amalan yang telah dilakukan selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.
Di beberapa daerah atau komunitas Muslim, kalimat ini sering dilengkapi dengan ucapan lain seperti “minal aidin wal faizin” atau ucapan selamat Hari Raya Idulfitri. Namun, secara makna, “Taqaballahu minna wa minkum” sendiri sudah merupakan doa yang sangat baik untuk disampaikan.
Waktu Mengucapkan Taqaballahu Minna wa Minkum
Ucapan “Taqaballahu minna wa minkum” umumnya disampaikan pada momen Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini dilakukan ketika umat Islam saling bertemu setelah menjalankan salat Id, saat bersilaturahmi ke rumah keluarga, atau ketika saling bermaafan.
Baca Juga: Mohon Maaf Lahir Batin ke Tetangga Udah, ke Diri Sendiri Kapan?
Namun sebenarnya, tidak ada batasan waktu yang sangat kaku dalam penggunaannya. Kalimat ini dapat diucapkan sejak malam takbiran hingga beberapa hari setelah Idulfitri selama suasana lebaran masih berlangsung.
Selain secara langsung, ucapan ini juga sering disampaikan melalui pesan singkat, media sosial, atau kartu ucapan lebaran. Dalam konteks modern, banyak orang menuliskannya sebagai bagian dari ucapan selamat Idulfitri kepada kerabat yang berada jauh. Yang terpenting adalah niat untuk saling mendoakan dan mempererat hubungan persaudaraan antar sesama Muslim.
Cara Menjawab Taqaballahu Minna wa Minkum
Ketika seseorang mengucapkan “Taqaballahu minna wa minkum,” ada beberapa cara yang umum digunakan untuk menjawabnya. Salah satu jawaban yang paling sering digunakan adalah dengan mengucapkan kalimat yang sama, yaitu:
“Taqaballahu minna wa minkum.”
Jawaban ini memiliki makna bahwa kita juga mendoakan agar amal ibadah orang yang mengucapkannya diterima oleh Allah SWT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas