Lifestyle / Komunitas
Kamis, 12 Maret 2026 | 15:42 WIB
Ilustrasi lebaran (Freepik/Odua)

Suara.com - Lebaran Idulfitri 2026 tinggal menghitung hari saja. Salah satu ucapan yang sering dilontarkan dalam momen Hari Raya Suci umat Islam ini adalah "Taqabbalallahu Minna Wa Minkum".

Namun, masih banyak yang belum tahu apa makna kalimat ini serta bagaimana cara menjawabnya yang tepat. 

Istilah ini biasanya diucapkan kepada sesama muslim saat perayaan hari Raya Idulfitri. Umumnya, ucapan Taqabbalallahu minna wa minkum ini diucapkan bersama dengan ucapan "Minal aidin wal faidzin".

Makna Kalimat Taqabbalallahu Minna Wa Minkum 

Sebagai umat Islam, kita perlu memahami arti Taqabbalallahu minna wa minkum dan jawabannya agar tidak bingung ketika ada seseorang yang mengucapkannya kepada kita pada momen Idulfitri.

Melansir dari Kitab Fathul Bari oleh Ibnu Hajar Al Asqalani, Taqabbalallahu minna wa minkum sering diucapkan oleh para sahabat Rasulullah SAW pada zamannya. 

Dalam salah satu riwayat dikisahkan sahabat Nabi Muhammad SAW saling mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum dan jawabannya saat berjumpa pada momen Idulfitri.

Melansir dari laman NU Online, taqabbalallahu minna wa minkum dituturkan oleh Muhammad bin Ziyad.

Ia menceritakan kejadian kala bersama Abu Umamah al-Bahili dan lainnya dari sahabat Rasulullah SAW, Syahdan, sepulang dari sholat Idulfitri, mereka saling mengatakan:

Baca Juga: Ramadan Tanpa Kalap: Konsumsi Rasional, Ibadah Maksimal

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ

Taqabbalallahu minna wa minka.

Imam Ahmad menjelaskan, sanad hadis Abu Umamah ini Jayyid. Ali bin Tsabit berujar,

سألت مالك بن أنس منذ خمس وثلاثين سنة وقال: لم يزل يعرف هذا بالمدينة.

"Aku bertanya pada Malik bin Anas sejak 35 tahun. Dia menjawab, 'Hal (ucapan) ini selalu ditradisikan di Madinah."

Dalam Sunan al-Baihaqi disebutkan:

عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ قَالَ: لَقِيتُ وَاثِلَةَ بْنَ الأَسْقَعِ فِي يَوْمِ عِيدٍ فَقُلْتُ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، فَقَالَ: نَعَمْ تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، قَالَ وَاثِلَةُ: لَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ عِيدٍ فَقُلْتُ: تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ، فَقَالَ: نَعَمْ تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ.

Diriwayatkan dari Khalid bin Ma'dan, ia berkata, "Aku bertemu Watsilah bin Asqa' pada hari Raya. Aku katakan padanya: Taqabbalallahu minna wa minka. Watsilah menanggapi, 'Aku pernah bertemu Rasulullah Saw pada hari raya, lantas aku katakan 'Taqabbalallahu minna wa minka'. Beliau menjawab, 'Ya, Taqabbalallahu minna wa minka'."

Kedua riwayat ini memberikan penjelasan bahwa ucapan 'Taqabbalallahu minna wa minka' merupakan bacaan yang disyariatkan (masyru') dan hukum mengucapkannya sunnah.

Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim juga berarti ungkapan yang mengandung doa, syukur, dan harapan akan penerimaan dan berkah Allah dalam momen Idulfitri.

Berikut penulisan taqabbalallahu minna wa minkum dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya.

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ

Taqabbalallahu minna wa minkum.

Artinya: "Semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian."

Ada juga versi panjang yang lebih lengkap yakni sebagai berikut.

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja'alanallahu wa iyyakum minal 'aidin wal faizin wal maqbulin kullu 'aamin wa antum bi khair.

Artinya: "Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu, wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Setiap tahun semoga kamu semua senantiasa dalam kebaikan."

Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Taqabbal Ya Karim 

Ada beberapa cara menjawab taqabbalallahu minna wa minkum. Pertama, kamu bisa menjawabnya dengan ucapan yang sama. Hal ini senada dengan kitab Fathul Bari karya Al-Hafidh Ibnu Hajar al-Asqalani, yang berbunyi:

"Telah sampai kepada kami riwayat dengan sanad yang hasan dari Jubai bin Nufair, ia berkata: "Jika Para sahabat Rasulullah saling bertemu di hari raya, sebagiannya mengucapkan kepada sebagian lainnya: "Taqabbalallahu minnaa wa minkum." (Fathul Bari, juz II, halaman 446).

Cara kedua, kamu bisa menjawabnya dengan mengucapkan kalimat Minna wa minkum taqobbal ya karim yang artinya "Ya Allah yang Maha Mulia, terimalah amalan kami."

Kalimat jawaban ini adalah doa kepada Allah agar menerima amal ibadah dan perbuatan baik dari kedua belah pihak. Kalimat ini juga mengandung penghormatan dan doa bagi umat Islam.

Selain kedua jawaban di atas, kamu juga bisa menjawabnya dengan kalimat kombinasi yang lebih panjang dan lengkap.

Misalnya dengan mengucapkan mengucapkan, "Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim, wa ja'alanallahu wa iyyakum minal 'aidin wal faizin wal maqbulin kullu 'aamin wa antum bi khair."

Artinya: "Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu. Wahai Allah yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Setiap tahun semoga kamu senantiasa dalam kebaikan." 

Jawaban terakhir ini adalah jawaban yang penuh dengan doa dan harapan baik.

Kontributor : Rizky Melinda

Load More