Suara.com - Tradisi melakukan silaturahmi ketika momen Lebaran tiba sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun perlahan mungkin terjadi pergeseran makna dan tata cara yang digunakan. Kembali pada kebiasaan yang sudah terjadi, sebenarnya bagaimana urutan silaturahmi lebaran yang benar?
Silaturahmi dilakukan untuk menjaga tali persaudaraan dan kedekatan, baik antar anggota keluarga, antar teman, tetangga, dan berbagai jaringan perkenalan yang lain. Hal paling mencolok jelas adanya tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman oleh para perantau.
Bahkan dalam surat An-Nisa Ayat 1, disampaikan bahwa, ‘dan bertawakalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.’.
Jadi jelas silaturahmi memiliki acuan ayat yang di dalam Al-Qur'an. Selanjutnya tentang urutan silaturahmi lebaran, dapat Anda cermati di bawah ini.
Urutan Silaturahmi Lebaran yang Umum
Urutan siapa saja yang didatangi tercantum dalam kutipan Ubai dan As-Sanusi dalam kitab Shahih Muslim wa Ikmalu Ikmalil Mu’Alim wa Mukammilu Ikmalil Al-Ikmal.
Silaturahmi disunahkan dengan urutan ibu, ayah, anak, kakek, nenek, saudara, kerabat yang masih mahram, kerabat dari jalur mertua, kerabat karena kemerdekaan budak, dan kemudian tetangga.
Pada praktiknya, penyesuaian dengan kondisi jaman perlu dilakukan sehingga urutan ini tetap relevan dan sesuai dengan apa yang ada saat ini.
Cukup banyak yang kemudian menggunakan urutan umum keluarga inti, kerabat dan sanak saudara, tetangga sekitar, guru dan mentor, teman dan sahabat lama, kerabat dan teman orang tua, baru ke panti asuhan dan rumah sosial.
Baca Juga: Apakah Boleh Salat Idulfitri Pakai Makeup? Ini Hukumnya Menurut Ulama
Tentu saja, masing-masing dianggap benar dan sesuai dengan prioritas yang dimiliki. Jadi Anda dapat memilih urutan mana yang lebih dirasa pas, dan nyaman untuk dilakukan ketika momen lebaran tiba beberapa waktu yang akan datang.
Namun jika dilihat, urutan utama yang ada di bagian paling awal adalah anggota keluarga inti, baru kemudian ke keluarga besar, dan seterusnya. Artinya apapun acuan yang digunakan, keluarga ini tetap menjadi yang utama untuk melakukan silaturahmi saat Idul Fitri Tiba.
Tips Menjaga Silaturahmi
Pertemuan kembali dengan saudara atau teman dekat mungkin saja membuat segalanya terasa awkward atau aneh. Namun demikian, kebingungan dan kecanggungan ini sebenarnya dapat diatasi dengan cukup mudah, menggunakan beberapa tips berikut.
- Pertama, mulai dan jaga pembicaraan dengan nada yang positif dan menyenangkan. Sangat dianjurkan untuk menghindari topik sensitif yang terlalu personal, yang justru berisiko membuat situasi semakin canggung.
- Kedua, pilih percakapan yang ringan dan terasa ramah. Bisa dimulai dengan menanyakan kabar, kegiatan yang tengah dilakukan atau baru saja dilakukan, dan persiapan mudik yang sebelumnya sudah terjadi.
- Ketiga, atur waktu kunjungan sehingga semua kerabat dapat dikunjungi. Jangan ragu membuat jadwal yang realistis dan efisien, sehingga daftar keluarga yang akan dikunjungi dapat ditemui. Namun jangan memaksakan terlalu banyak kunjungan dalam satu hari karena justru dapat memicu kelelahan.
- Keempat, persiapkan anak-anak untuk bertemu dengan orang baru yang lebih tua. Pastikan anak-anak tahu cara bersikap dan dapat menghormati orang yang lebih tua dengan pantas.
- Kelima, dokumentasikan dengan bijak. Meski semua ingin berlomba memiliki konten menarik saat kumpul keluarga, tapi tetap perhatikan sekitar. Pastikan Anda dan keluarga berfokus pada momen kebersamaan, dan bukan pada gadget masing-masing.
Itu tadi sedikit penjelasan urutan silaturahmi lebaran yang bisa diberikan dalam artikel ini, semoga bermanfaat.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus', Ini 6 Poin Jawaban Deddy Sitorus
-
Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Berapa Kali Sehari Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 4 Rekomendasi Produk
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
Muncul 'Narasumber Liar' di Kasus Kematian Sutrimo, Kades Wlahar: Dia Bukan Keluarga
-
Reuni Akbar! Krakatau dan Karimata Siap Manggung di JGTC Besok Malam
-
5 Sunscreen dengan Finish Glowing Natural Terbaik sesuai Review dan Harga