- Restoran Jepang Hikiniku to Come membuka gerai internasional pertamanya di Pondok Indah Mall 5, Jakarta Selatan.
- Restoran ini fokus menyajikan Hamburg Rice Set, dengan konsep memanggang wagyu langsung di depan pelanggan.
- Konsep utama didasari prinsip Just Ground, Just Grilled, dan Just Cooked untuk daging dan nasi segar.
Suara.com - Restoran asal Jepang, Hikiniku to Come, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia.
Kehadiran restoran yang populer di Jepang ini menandai ekspansi internasional brand tersebut sekaligus memberikan pilihan kuliner baru bagi para pecinta makanan Jepang di Tanah Air.
Gerai pertama Hikiniku to Come di Indonesia berlokasi di Pondok Indah Mall 5, kawasan Jakarta Selatan.
Restoran ini hadir dengan konsep yang sama seperti di Jepang, yakni menyajikan hamburg steak wagyu yang dipanggang langsung di depan pelanggan sehingga memberikan pengalaman bersantap yang lebih personal dan interaktif.
Presiden Direktur Boga Group, Kusnadi Rahardja, mengungkapkan bahwa keputusan membawa brand ini ke Indonesia berawal dari rasa penasaran setelah mendengar rekomendasi dari sejumlah temannya.
“Awalnya saya mendapat rekomendasi dari beberapa teman. Mereka sangat terkesan dengan Fresh Wagyu Hamburg-nya yang juicy dan tasty,” ujar Kusnadi Rahardja kepada awak media.
Menurutnya, cerita dari para temannya membuat ia semakin penasaran. Banyak dari mereka menyebut bahwa hidangan nasi hamburg di restoran tersebut merupakan yang terbaik yang pernah mereka coba.
“Cerita dari teman-teman, ini adalah nasi hamburg terbaik yang mereka coba. Memenuhi rasa penasaran, saya khusus terbang ke Jepang untuk mencobanya secara langsung. Ternyata benar, Hikiniku to Come adalah hamburg terbaik yang pernah saya coba dan saya langsung bertekad untuk menghadirkannya di Indonesia,” lanjutnya.
Kusnadi menjelaskan bahwa restoran ini memiliki konsep yang cukup unik karena hanya menghadirkan satu menu utama, yakni Hamburg Rice Set. Meski terdengar sederhana, menurutnya konsep tersebut justru menjadi kekuatan utama dari restoran ini.
Baca Juga: 6 Fakta Restoran Baru Ahmad Dhani, Dilabeli Bintang Lima hingga Sejarah Bangunannya
“Menu dibuat simple, namun penuh komitmen. Bukan tentang banyak pilihan, tapi bagaimana menghadirkan satu pengalaman makan yang dieksekusi dengan sangat baik dan terasa benar-benar istimewa,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keistimewaan menu tersebut terletak pada kombinasi rasa yang dihadirkan. Hamburg wagyu yang juicy dipadukan dengan nasi Jepang hangat, telur segar, serta berbagai saus khas Jepang yang kaya rasa umami.
“Aromanya, teksturnya, juiciness-nya yang menyatu dengan nasi hangat Jepang, telur segar dan saus-saus khas Jepang yang umami lezatnya, itulah yang saya cintai dari Hikiniku to Come. Dipanggang satu per satu di hadapan saya, setiap gigitan terasa hangat dan nikmat dari awal sampai akhir,” tuturnya.
Melalui kehadiran restoran ini, Kusnadi berharap masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta kuliner Jepang, dapat menikmati pengalaman bersantap yang berbeda. Ia juga berharap restoran ini dapat menjadi salah satu destinasi favorit bagi penggemar makanan Jepang.
“Sebagaimana saya sangat menyukainya, saya berharap penikmat kuliner di Indonesia juga akan jatuh cinta menikmati hamburg kami dan selalu akan kembali lagi. Tentunya saya berharap untuk dapat membuka lebih banyak Hikiniku to Come di lebih banyak kota di Indonesia,” jelasnya.
Awal Mula Hikiniku to Come Berdiri
Berita Terkait
-
Adu Mekanik Meja Lebaran: MVP-nya Opor Ayam, Rendang, atau Ketupat?
-
Bosen Sama Rendang? Sini Cobain Nasi Dagang Anambas Biar Lebaranmu Makin Melayu Paripurna
-
Ini 7 Kuliner Khas Semarang Yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran!
-
Siomay Bukan Dimsum: Memahami Istilah yang Tertukar dalam Kuliner Tiongkok
-
Kasus Bibi Kelinci Disorot Anggota DPR, Zendhy Kusuma Cerita Dampak Cyberbullying
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat