Suara.com - Memberikan THR saat momen Idulfitri sudah menjadi tradisi yang melekat dalam budaya masyarakat Indonesia. Biasanya, THR diberikan oleh yang lebih tua kepada yang lebih muda sebagai bentuk berbagi kebahagiaan. Namun, bagaimana jika justru Anda ingin memberikan THR kepada saudara yang lebih tua?
Situasi ini memang bisa terasa canggung. Di satu sisi, Anda ingin berbagi rezeki dan menunjukkan perhatian. Di sisi lain, ada norma kesopanan yang perlu dijaga agar tidak terkesan "menggurui" atau bahkan menyinggung perasaan.
Agar tetap nyaman dan penuh makna, berikut panduan lengkap cara sopan memberikan THR kepada saudara yang lebih tua.
1. Niatkan sebagai Bentuk Berbagi, Bukan Menggurui
Langkah pertama yang paling penting adalah meluruskan niat. Memberikan THR bukan soal siapa lebih mampu, tetapi tentang berbagi kebahagiaan.
Pastikan Anda melakukannya dengan tulus, bukan karena ingin terlihat lebih sukses. Dengan niat yang tepat, cara penyampaian Anda pun akan terasa lebih hangat dan tidak menyinggung.
2. Gunakan Bahasa yang Rendah Hati
Pemilihan kata sangat penting dalam situasi ini. Hindari kalimat yang terkesan "memberi" secara langsung, seperti:
- "Ini THR dari saya ya"
- "Saya kasih sedikit uang buat Lebaran"
Sebagai gantinya, gunakan bahasa yang lebih halus, misalnya:
Baca Juga: 9 Cara Membalas Ucapan Idulfitri 2026 dari Atasan dan Rekan Kerja
- "Ini ada sedikit rezeki, mohon diterima ya"
- "Sekadar berbagi kebahagiaan di hari raya"
- "Titip sedikit ya, semoga berkenan"
Bahasa yang rendah hati menunjukkan bahwa Anda tetap menghormati posisi mereka sebagai yang lebih tua.
3. Gunakan Amplop atau Kemasan yang Sopan
Memberikan uang secara langsung tanpa kemasan bisa terasa kurang etis, apalagi kepada yang lebih tua. Gunakan amplop khusus THR agar terlihat lebih rapi dan penuh penghargaan.
Amplop juga membantu menjaga privasi jumlah yang diberikan, sehingga tidak menimbulkan rasa tidak nyaman.
4. Berikan secara Personal, Bukan di Depan Banyak Orang
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memberikan THR di depan banyak anggota keluarga. Hal ini bisa membuat saudara yang lebih tua merasa sungkan atau bahkan malu.
Berita Terkait
-
"War Uang Baru" Jelang Lebaran: Tradisi Sensasional atau Cara Berbagi Kebahagiaan?
-
500 Pemudik Mengikuti Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 dari Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1
-
Bolehkah Wanita Haid Hadir di Masjid saat Sholat Ied Idulfitri? Ini Penjelasannya
-
Malam Takbiran Idulfitri NU Tanggal Berapa? Cek Perkiraan Hari Lebaran 2026
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Raya in True Comfort: Inspirasi Padu Padan Gaya Lebaran Serasi ala Keluarga Selebriti
-
Lebaran Mewah di Tengah Kota! Cek "Paket Rahasia" Hotel Bintang 5 Jakarta Selatan Ini
-
Cara Cek CCTV Jalur Pantura Live, Pantau Arus Mudik Lebaran Secara Real-time
-
Bacaan Doa Akhir Ramadan Sesuai Sunnah, Penyempurna Ibadah sekaligus Mohon Ampunan
-
Promo Daging Superindo Jelang Lebaran, Diskon Gila-gilaan Harga Mulai Rp5 Ribuan
-
Malam Takbiran Idulfitri NU Tanggal Berapa? Cek Perkiraan Hari Lebaran 2026
-
Peran Kompresor dan Oli dalam Menjaga Efisiensi Pendinginan
-
3 Link Daftar Mudik Balik Gratis Lebaran 2026 Tujuan Jabodetabek, Kuota Melimpah
-
Bolehkah Wanita Haid Hadir di Masjid saat Sholat Ied Idulfitri? Ini Penjelasannya
-
Aturan Fidyah Pengganti Puasa Ramadan: Siapa Wajib Bayar dan Berapa Besarannya?