Lifestyle / Komunitas
Rabu, 18 Maret 2026 | 15:59 WIB
Ilustrasi salat Idulfitri. (Freepik/yurijeka)

Bacaan ini memiliki makna yang lebih mendalam karena berisi pujian, tauhid, serta pengakuan atas kebesaran Allah SWT.

Allâhu akbar kabîrâ, wal hamdu lillahi katsîrâ, wa subhanallahi bukrataw wa ashîlâ. La ilaha illallahu wa la na'budu illa iyyahu mukhlishina lahud din, wa law karihal kafirun. La ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaba wahdah. La ilaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahil hamd.

Dengan melafalkan takbir panjang, suasana spiritual akan terasa lebih kuat. Banyak umat Muslim yang menjadikannya sebagai sarana refleksi setelah menjalani Ramadan, sekaligus bentuk rasa syukur atas kesempatan beribadah yang telah dilalui.

Surat Al-Qur’an yang Dianjurkan

Setelah membaca Al-Fatihah, terdapat anjuran untuk membaca surat tertentu dalam salat Idulfitri. Rasulullah SAW diketahui sering membaca surat Qaf pada rakaat pertama dan Al-Qamar pada rakaat kedua.

Selain itu, ada juga riwayat lain yang menyebutkan bahwa beliau membaca surat Al-A’la di rakaat pertama dan Al-Ghasyiyah di rakaat kedua. Kedua pilihan ini sama-sama dianjurkan dan bisa diamalkan oleh umat Muslim. Dengan memahami pilihan surat ini, pelaksanaan salat Id bisa terasa lebih sesuai dengan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Tata Cara Takbir dalam Salat Id

Ilustrasi muslim sedang salat [freepik.com]

Agar pelaksanaan salat Idulfitri berjalan lancar dan tidak membingungkan, berikut urutan takbir yang bisa kamu ikuti:

1. Rakaat Pertama:

  • Membaca doa iftitah terlebih dahulu
  • Melakukan takbir sebanyak 7 kali (takbir tambahan)
  • Di setiap jeda takbir, dianjurkan membaca zikir, seperti: Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar
  • Setelah selesai takbir, lanjut membaca Al-Fatihah
  • Kemudian membaca surat pendek (misalnya Al-A’la atau Qaf)
  • Melanjutkan gerakan salat seperti biasa hingga sujud

2. Rakaat Kedua:

Baca Juga: Berapa Rakaat Salat Idulfitri? Ini Tata Cara, Niat, dan Jumlah Takbir

  • Bangkit dari sujud (takbir intiqal) lalu berdiri
  • Melakukan takbir sebanyak 5 kali
  • Di sela-sela setiap takbir, kembali membaca zikir yang sama
  • Setelah itu, membaca Al-Fatihah
  • Dilanjutkan dengan surat pendek (misalnya Al-Ghasyiyah atau Al-Qamar)
  • Menyelesaikan salat hingga salam

Dengan mengikuti urutan ini, kamu bisa lebih percaya diri saat melaksanakan salat Id, terutama jika salat di lapangan atau berjamaah dalam jumlah besar.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Load More