Lifestyle / Komunitas
Kamis, 26 Maret 2026 | 14:59 WIB
Ilustrasi Puasa. (Unsplash)

Suara.com - Setelah Ramadan berakhir, banyak orang ingin tetap menjaga kebiasaan baik dengan melanjutkan puasa sunnah di bulan Syawal. Di sisi lain, puasa Senin dan Kamis juga sudah menjadi rutinitas bagi sebagian umat Islam. Lantas, bolehkah puasa Syawal digabung dengan puasa Senin Kamis?

Jika sudah terbiasa berpuasa Senin Kamis, menggabungkannya dengan puasa Syawal tentu terasa lebih praktis dan efisien, tapi apakah hal tersebut dibenarkan dalam Islam dan tetap mendapatkan pahala dari keduanya?

Berikut ini penjelasan lengkap terkait apakah Islam memperbolehkan umat muslim menggabungkan puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis.

Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis?

Mengutip dari laman resmi Baznas, menggabungkan puasa Syawal dengan puasa Senin Kamis diperbolehkan karena keduanya merupakan ibadah sunnah. Selama niat dilakukan dengan jelas dan ikhlas, maka puasa tersebut sah dan tetap bernilai ibadah.

Para ulama menjelaskan bahwa satu amalan bisa mencakup beberapa niat sekaligus, selama tidak bertentangan dengan aturan syariat. Dalam hal ini, seseorang bisa berniat menjalankan puasa Syawal sekaligus puasa Senin atau Kamis dalam satu hari.

Namun, agar lebih aman, sebagian ulama menyarankan untuk menjadikan salah satu sebagai niat utama, misalnya puasa Syawal, sementara puasa Senin Kamis menjadi pelengkap. Meski demikian, keduanya tetap sah jika digabungkan.

Keutamaan Puasa Syawal

Berikut beberapa keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal yang sayang untuk dilewatkan:

1. Pahala seperti puasa satu tahun

Baca Juga: Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung

Puasa Syawal memiliki keutamaan luar biasa, yaitu pahala yang setara dengan puasa selama satu tahun penuh. Hal ini karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.

2. Menyempurnakan ibadah Ramadan

Puasa ini menjadi pelengkap dari puasa Ramadan. Jika ada kekurangan selama Ramadan, puasa Syawal bisa membantu menyempurnakannya.

3. Tanda amal diterima

Salah satu tanda ibadah Ramadan diterima adalah munculnya keinginan untuk terus beribadah setelahnya. Puasa Syawal bisa menjadi tanda baik tersebut.

4. Melatih konsistensi ibadah

Dengan tetap berpuasa di bulan Syawal, kita belajar untuk menjaga kebiasaan baik agar tidak berhenti setelah Ramadan.

5. Mendekatkan diri kepada Allah

Puasa sunnah adalah salah satu cara untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT dan meningkatkan keimanan.

Cara Menggabungkan Puasa Syawal dan Senin Kamis

Berikut langkah mudah untuk menjalankan puasa Syawal sekaligus puasa Senin Kamis:

1. Menentukan niat dengan jelas

Niat bisa dilakukan pada malam hari sebelum subuh. Berikut contoh niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سُنَّةِ الشَّوَّالِ وَسُنَّةِ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ/الخَمِيسِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an sunnati Syawwāli wa sunnati yaumil itsnaini/khomiisi lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Syawal sekaligus puasa Senin/Kamis karena Allah Ta’ala.”

Jika lupa berniat di malam hari, puasa sunnah tetap sah selama belum makan dan minum sejak subuh, dan niat bisa dilakukan di pagi hari.

2. Dilakukan di hari Senin atau Kamis

Pilih hari Senin atau Kamis yang berada di bulan Syawal. Dengan begitu, satu hari puasa bisa mendapatkan dua pahala sekaligus.

3. Tidak harus berurutan

Puasa Syawal tidak wajib dilakukan berturut-turut. Anda bisa menyesuaikan jadwal, misalnya hanya di hari Senin dan Kamis hingga genap enam hari.

4. Sesuaikan dengan kemampuan

Jika merasa berat, tidak perlu memaksakan diri. Islam memberi kemudahan, sehingga ibadah bisa dilakukan sesuai kondisi tubuh dan aktivitas.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang bolehkah puasa Syawal digabung dengan puasa Senin Kamis. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Load More