Suara.com - Tren gaya hidup sehat terus meningkat dan lari menjadi salah satu olahraga favorit anak muda hingga profesional. Dokter sekaligus influencer dr Tirta turut membagikan rekomendasi sepatu lari terbaik versi dirinya yang bukan hanya nyaman, tapi juga "worth it" dari sisi performa dan harga.
Menurut dr Tirta, sepatu lari yang baik bukan sekadar empuk tetapi harus punya efek "pantulan" (bounce) yang membantu mengurangi tekanan ke kaki saat menyentuh aspal. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko cedera, terutama bagi pelari jarak jauh atau yang rutin latihan.
Yuk simak 5 sepatu lari terbaik rekomendasi menurut dr Tirta yang layak dipertimbangkan di 2026 seperti ditilik dari video TikTok-nya.
1. ASICS Superblast 2
ASICS Superblast 2 hadir sebagai sepatu lari premium yang dirancang untuk pelari serius maupun yang ingin naik level. Bagian depan sepatu (toe box) terasa lebih lega, memberikan ruang ekstra untuk jari kaki agar tetap nyaman saat berlari jarak jauh. Sensasi larinya terasa "hidup" berkat kombinasi bantalan yang responsif.
Keunggulan utama sepatu ini ada pada midsole ganda yang menghasilkan pantulan kuat tanpa mengorbankan kenyamanan. Teknologi FF BLAST™ PLUS dan FF TURBO™ PLUS membuat langkah terasa ringan sekaligus bertenaga. Cocok digunakan untuk berbagai jenis latihan, mulai dari tempo run hingga long run, menjadikannya sepatu "serba bisa" untuk pelari aktif.
Harga: sekitar Rp3,2 jutaan.
2. Saucony Endorphin Speed 5
Saucony Endorphin Speed 5 dikenal sebagai sepatu all-rounder yang fleksibel digunakan untuk berbagai kebutuhan lari. Baik untuk latihan harian, speed workout, hingga race day, sepatu ini mampu memberikan performa stabil dengan sensasi lari yang ringan dan responsif.
Midsole PWRRUN PB memberikan efek bounce yang terasa, sementara pelat nylon yang didesain ulang menjaga keseimbangan tanpa terasa terlalu kaku seperti carbon plate. Bagian upper juga lebih breathable, sehingga kaki tetap adem saat digunakan dalam sesi lari panjang. Sepatu ini cocok untuk kamu yang mencari keseimbangan antara performa dan kenyamanan.
Harga: sekitar Rp2 jutaan.
Baca Juga: Mending On Cloud atau Asics Buat Lari? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Terbaiknya
3. Puma Velocity Nitro 4
Puma Velocity Nitro 4 jadi pilihan ideal untuk pelari yang ingin sepatu ringan, nyaman, dan tahan di berbagai kondisi. Sepatu ini menggunakan teknologi NITROFOAM™ yang memberikan kombinasi cushioning dan responsivitas yang pas—tidak terlalu keras, tapi juga tidak terlalu lembek.
Selain itu, outsole PUMAGRIP membuat daya cengkeramnya sangat baik di berbagai permukaan, termasuk jalanan basah. Desain upper yang lebih breathable juga membantu menjaga kenyamanan saat digunakan dalam waktu lama. Sepatu ini cocok untuk pelari pemula hingga menengah yang butuh performa stabil tanpa harus mengeluarkan budget besar.
Harga: sekitar Rp2 jutaan.
4. On Cloudmonster Hyper
On Cloudmonster Hyper termasuk kategori "super trainer" yang dirancang untuk latihan intensitas tinggi dan jarak jauh. Sepatu ini menawarkan kombinasi bantalan maksimal dan energi balik yang tinggi, membuat setiap langkah terasa lebih efisien.
Berbeda dari banyak sepatu performa tinggi lainnya, Cloudmonster Hyper tidak menggunakan plate, melainkan mengandalkan struktur dual-foam untuk menciptakan efek pantulan. Teknologi Helion™ berbasis PEBA di bagian atas memberikan energi balik yang kuat, sementara lapisan bawah menjaga stabilitas. Cocok untuk pelari yang fokus pada endurance dan marathon training.
Harga: sekitar Rp3,5 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan