Suara.com - Hobi lari kini menjadi ajang 'pamer' sepatu-sepatu running mewah seperti merek Nike dan ASICS.
Kedua merek tersebut memang sudah familier di telinga para pelari baik pemula hingga veteran.
Tentu, harga dari Nike dan ASICS kerap membuat mereka yang punya budget mepet harus berpikir dua kali sebelum membeli.
Hadir segudang sepatu lokal yang kualitasnya tetap berani diadu dengan kedua merek mendunia tersebut.
Harganya lebih murah meriah dan performanya tetap gacor dan membuat pengalaman lari makin nyaman sekaligus bertenaga.
Tak berhenti di situ, sepatu-sepatu tersebut menawarkan fleksibilitas tinggi sehingga bisa dipakai buat jalan kaki santai.
Intip beberapa sepatu lari lokal yang berani diadu dengan Nike dan ASICS berikut.
1. 910 Nineten Haze Vision
Sepatu ini merupakan jawaban lokal bagi pelari yang mencari kenyamanan maksimal untuk jarak jauh, serupa dengan seri Nike Pegasus.
Keunggulan utamanya terletak pada teknologi HyperWeb dan Seamlock yang membuat bagian atas sepatu sangat stabil namun tetap fleksibel mengikuti gerak kaki.
Baca Juga: 7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
Sol Airflex pada sepatu ini sangat ringan dab mampu meredam benturan dengan sangat efektif.
Harga: Sekitar Rp399.000 - Rp480.000
2. Mills Treximo Hydra
Mills Treximo Hydra mengusung teknologi Aptive Foam pada bagian tengah sol yang mengombinasikan material EVA dan karet untuk menghasilkan pantulan yang kenyal.
Fitur ini berani diadu dengan kenyamanan Asics Gel-Cumulus karena kemampuannya menjaga energi tetap efisien di setiap langkah.
Material upper yang menggunakan synthetic mesh berkualitas memastikan sirkulasi udara tetap optimal.
Bahannya menjaga suhu kaki tetap sejuk meskipun digunakan untuk latihan intensitas tinggi di siang hari yang terik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR
-
Soroti Eksekusi Lahan Sawit di Batanghari, Mantan Ketua KY: Tak Ada Hak Pengadilan!
-
6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
-
Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang
-
Fashion sebagai Bahasa Diri, Menentukan Identitas Lewat Cara Berpakaian
-
Bahaya Keamanan Layar Sentuh Mobil Modern Kian Jadi Sorotan dalam Sebuah Studi Terbaru
-
PLN Proyeksi PLTS BESS di Bali Hemat BBM 500 Ribu Kiloliter per Tahun
-
5 Bulan yang Baik untuk Menikah Menurut Hitungan Weton Jawa, Dipercaya Bawa Keberuntungan
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital